Lestarikan Bahasa Tonsea, Dinas Pendidikan Minut Bersinergi Dengan Balai Bahasa Sulut

Minut12 Dilihat

Faktadigital.com, Minut – Bahasa tonsea adalah warisan leluhur yamenjadi jatidiri tow Minahasa Utara.

Pendidikan lewat muatan lokal (mulok) mata pelajaran bahasa tonsea juga menjadi bagian pendidikan anak anak sekolah di bumi tonsea.

Guna pelestarian bahasa daerah tonsea ini, sinergitas dibuktikan oleh Dinas Pendidikan Minut bekerjasama dengan Balai Bahasa Provinsi Sulut dalam giat Bimtek Guru Utama Perlindungan Bahasa Daerah Tonsea di Minahasa, di The Sentra Hotel, Rabu (29/4/2026).

Bimtek ini adalah bagian dari upaya menjaga eksistensi identitas kultural dan kearifan lokal tow Tonsea.

Sebanyak 21 Guru SD dan 21 Guru SMP menjadi peserta dalam Bimtek ini dengan materi

Sastra: Puisi, dongeng, dan cerita pendek.​

Seni Pertunjukan: Pidato, tembang (nyanyian), hingga komedi tunggal (stand-up comedy) berbahasa daerah.

Bimtek tersebut dibuka pelaksanaanya okeh Jovieta Supit selaku Kepala Dinas Pendidikan Minut.

Nampak Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara, Januar Pribadi juga turut hadir dalam giat tersebut.

“Berkurangnya jumlah tutor mempengaruhi ancaman kepunahan dari kekayaan budaya tow tonsea ini. Bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, melainkan identitas kultural dan jati diri kita. Saat ini, Bahasa Tonsea menghadapi tantangan besar. Oleh karena itu, revitalisasi ini bukan hanya soal pendokumentasian, tapi upaya hidup untuk memastikan bahasa ini tetap digunakan dalam keseharian,” kata Supit.

​Lewat Bimtek ini Supit berharap tenaga pengajar dapat menjadi pelopor dan ujung tombak pengibasan materi ke sekolah sekolah.

​”Intinya jangan kaku dalam mengajar dan gunakan metode yang menyenangkan, inovatif dan relevan dengan dunia anak muda saat ini. Jangan kaku,” tambahnya.

Pihaknyapun mengapresiasi kolaborasi Balai Bahasa Provinsi Sulut dan semua pihak termasuk para pemateri dalam upaya pelestarian bahasa tonsea agar tidak punah oleh zaman.

(Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *