Sukseskan Program Nasional, Legislator Felly Runtuwene Sosialisasikan MBG di GMIM Betania Serei Minut

Uncategorized28 Dilihat

Faktadigital.com, Minut – Sosialisasi Program makan Bergizi Gratis sebagai bentuk aksi pemerintah terhadap pentingnya Gizi Anak, terus dioptimalkan pelaksananya Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene.

Nampak Runtuwene menyasar sejumlah daerah salah satunya di GMIM Betania Serei, Kecamatan Likupang Barat, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan sosialisasi ini turut menghadirkan Tenaga Ahli Direktorat Badan Gizi Nasional, Imam Bachtiar Farianto, serta Ketua BPMW Wilayah Serei Pendeta Vivi F. Lousan-Rompas.

Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang serta mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis demi terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis terus dilaksanakan guna menjangkau wilayah-wilayah yang belum terdampak dan memberi pengetahuan untuk masyarakat sekitar mengenai pentingnya kesehatan dan gizi anak.

” Persoalan gizi merupakan faktor penting yang menentukan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan,” kata Runtuwene.

Dalam kegiatan tersebut, Felly menyampaikan bahwa isu gizi harus menjadi perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan masa depan bangsa. la menilai kondisi gizi masyarakat sejak usia dini sangat berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Isu gizi adalah isu masa depan bangsa, karena kualitas SDM Indonesia sangat bergantung pada status gizi masyarakat sejak usia dini,” ujar Felly.

la menjelaskan bahwa Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan terkait masalah gizi seperti stunting, wasting, dan anemia, yang banyak dialami oleh ibu hamil dan anak-anak.

Oleh karena itu, berbagai program pemerintah, termasuk Program Makan. Bergizi Gratis, diharapkan dapat menjadi salah satu langkah strategis untuk memperbaiki kondisi tersebut.

Felly juga menegaskan bahwa DPR RI berkomitmen mendukung program-program peningkatan gizi nasional melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

Menurutnya, keberhasilan perbaikan gizi membutuhkan kerja sama lintas sektor serta pendekatan berbasis data dan bukti ilmiah agar program yang dijalankan tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut juga dibahas peran masyarakat dan lembaga keagamaan dalam mendukung peningkatan kesadaran gizi dan kesehatan di lingkungan sekitar.

(Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *