Membanggakan, 13 Delegasi Uni Eropa Sambangi Bumi Tonsea, Bupati Joune Ganda Bilang Begini

Uncategorized13 Dilihat

Faktadigital.com, Minut – Sebanyak 13 Duta Besar (Dubes) negara-negara Uni Eropa mengunjuni Kabupaten Minahasa Utara Rabu 15 Juli 2026.

Kedatangan delegasi Uni Eropa ini disambut Bupatu Joune Ganda di Hotel Paradise Likupang.

​Kunjungan delegasi sebesar ini menjadi catatan sejarah yang patut dibanggakan bagi bumi tonsea.

Kunjungan ini diproyeksikan akan memberikan dampak jangka panjang yang sangat signifikan bagi daerah.

​Bupati Joune Gandapun nampak sangat gembira atas kehadiran para delegasi uni eropa ini.

​”Awalnya kami mendapat konfirmasi dari WCS hanya tiga Dubes yang akan hadir. Namun, kami sangat terkejut sekaligus bangga karena pada akhirnya ada 13 Duta Besar Uni Eropa yang datang langsung ke Minahasa Utara. Ini adalah jumlah kunjungan delegasi kedutaan terbanyak yang pernah diterima oleh satu daerah kabupaten di Indonesia,” kata Joune Ganda.

​Kehadiran para diplomat tinggi yang dipimpin langsung oleh Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, serta didampingi oleh Duta Besar Denmark, menjadi bukti bahwa kerja sama internasional yang dirintis Joune Ganda bukan sekadar formalitas.

​Sejumlah perjalanan dinas luar negeri yang sempat dilakukan Bupati ke berbagai negara, termasuk ke Maroko, terbukti memberikan dampak (impact) positif yang nyata bagi akselerasi pembangunan dan eksposur Minahasa Utara di panggung dunia.

​Salah satu rekam jejak diplomasi yang paling menonjol adalah saat Bupati Joune Ganda diundang secara khusus oleh Kerajaan Maroko. Undangan kehormatan tersebut bertujuan untuk membahas kerukunan dan toleransi umat beragama di Minahasa Utara.

​”Setiap perjalanan luar negeri yang kami lakukan dirancang untuk membawa pulang hasil konkret. Kehadiran 13 Dubes hari ini adalah salah satu buah dari komunikasi global yang terus kita bina,” tambah Joune.

​Fokus perhatian para duta besar ini diharapkan dapat membuka gerbang investasi baru, khususnya di sektor pariwisata berkelanjutan, pelestarian lingkungan, hingga penguatan toleransi sosial yang menjadi nilai jual utama Minahasa Utara.

(D)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *