Tanpa diundang ke Rakernas PDIP, Jokowi bagikan sembako di Yogyakarta.

Uncategorized23 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaPresiden Joko Widodo alias Jokowi Pada Jumat, 24 Mei 2024, ia membagikan sembako kepada warga sekitar Istana Kepresidenan Yogyakarta.PDIP) untuk menyelenggarakan rapat kerja nasional atau rapat kerja nasional.

Dalam keterangan tertulis Sekretariat Presiden, Jokowi menyampaikan pidato yang ditunggu-tunggu massa. Jokowi disebut tidak hanya membawa kebutuhan pokok, tapi semangat berbagi.

Jokowi mendatangi masyarakat sekitar pukul 16.15 WIB. Jokowi menuju Gerbang Senisono, Istana Kepresidenan Yogyakarta yang dipenuhi orang. Ini termasuk pengemudi, pejalan kaki, dan penyandang disabilitas.

Dari uraian teks tersebut, si buta bernama Rosidi si keledai merasa sangat bersyukur dan bahagia karena memiliki kebutuhan pokok. Meski tak bisa melihat Jokowi, Ahya mengagumi kepemimpinan Jokowi.

Warga lainnya bernama Bayu pun dikabarkan berbahagia hari ini. Tak hanya mendapatkan sembako, pria yang sehari-hari mengendarai becak di jalanan Yogyakarta ini bersyukur bisa menginjakkan kaki di istana untuk pertama kalinya.

Usai sharing, Presiden Jokowi kembali ke Gedung Agung. Sore itu, Istana Kepresidenan di Yogyakarta bukan hanya simbol kekuasaan, tapi simbol kehangatan dan kepedulian, tulis Sekretariat Presiden.

PDIP ditangkap Rapat kerja nasional V selama tiga hari di kawasan Ankol, Jakarta Utara, mulai hari ini, Jumat, 24 Mei 2024. Partai Bari serentak mempersiapkan pilkada dan konsolidasi untuk menentukan posisi politik nasional menjelang pergantian kekuasaan pada Oktober mendatang.

iklan

Jokowi tak diundang dalam Konferensi Perburuhan Nasional dengan slogan ‘Satyam Eva Jayate, Kebenaran Akan Menang’. Belakangan ini, PDIP tak menganggap presiden sebagai kader pendukung Prabowo di Pilpres 2024.

Dalam pidato politik di Rakernas PDIP, Ketua Umum Megawati Sukarnoputri menyinggung soal intervensi kekerasan dalam putusan MK ke-90. Perubahan aturan ini memungkinkan putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, menjadi calon wakil presiden Prabowo. Presiden ke-5 itu mengangkat isu goyahnya kader saat membahas persatuan partai.

Baca Juga  Kementerian Perhubungan mengevakuasi kapal LCT Marina Bay yang terbakar di perairan Mandolang

Jokowi memilih tidak mengonfrontasi secara langsung segala keputusan PDIP pasca Pilpres 2024, termasuk tak diundang dalam rapat kerja nasional. Presiden enggan menanggapi keras PDIP karena menganggap PDIP bukan kader. Jokowi terpilih dua kali sebagai Wali Kota Solo, satu kali sebagai Gubernur Diksi Jakarta, dan dua kali sebagai presiden dengan dukungan PDIP.

“(Soal tidak diundang rapat kerja nasional PDIP) tanya saja pada yang mengundang. Jangan datang ke saya,” kata Jokowi di Pos Pengungsi Batu Taba, Provinsi Agam, Sumatera Barat, Selasa, 23 Mei 2024, melalui keterangan video.

Pilihan Editor: MW menyerukan pelarangan veto terhadap usulan amandemen UU Penyiaran: Mengapa media?



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *