Tak hanya Marurar Sirite, ada beberapa kader PDP yang hengkang jelang pemilu 2024.

Uncategorized531 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kehilangan sejumlah kader jelang pemilu 2024. Sedangkan yang lain pergi karena punya petunjuk arah. Jadi, siapa pun Kader PDP Siapa yang tersisa sebelum pemilu 2024?

1.Murad Ismail

PDIP Ada aturan internalnya, yakni keluarga kader yang terjun ke dunia politik tidak lain adalah partai. Pada Mei 2023, Gubernur Maluku Murad Ismail diduga membiarkan istrinya Widia Pratiwi, mantan kader PDIP, membelot ke Partai Amanat Nasional (PAN). Murad yang merupakan Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPD) PDIP Maluku dipanggil DPP PDIP atas pelanggaran tersebut.

Namun Ketua Bidang Ideologi dan Kader DPP PDI Perjuangan Dijarot Saiful Hidayat dalam rapat klarifikasi menyebut Murad bersikap arogan dengan menggebrak meja dan berteriak saat menjelaskan aturan partai bahwa satu keluarga tidak boleh berbeda dengan keluarga lainnya. Berpesta. Konon manajer Malku pergi saat rapat sedang berlangsung.

“Hal ini sudah kami laporkan ke rapat paripurna DPP partai dan partai memutuskan memberhentikan Murad sebagai Ketua DPD karena melanggar aturan partai,” kata Dijarot di gedung KPU, Jakarta Pusat, Kamis, 11 Mei 2023.

Dajarot Murad mengatakan, selain dipecat dari jabatan Ketua DPD PDIP Maluku, ia juga dipecat dari partai. Dia mengatakan, pemecatan Murad menunjukkan pihaknya tidak akan mundur dalam menegakkan hukum. Apalagi, saat partai berusaha membuktikan pelanggaran hukum, Murad menunjukkan sikap arogan.

Hal ini menunjukkan bahwa kader partai dilarang melakukan hal-hal yang kurang terpuji. kata mantan Wakil Gubernur Diki Jakarta itu.

2. Cinta yang sangat besar

Anggota DPRD DKI Jakarta Sinta Mega menjadi perbincangan publik pada Juli tahun lalu. Pasalnya, kader PDIP tersebut diduga bermain slot online saat rapat paripurna RUU Pertanggungjawaban APBD (P2APBD) pelaksanaan tahun anggaran 2022 oleh Pj Pengurus Heru Budi Hartono, Kamis. , 20 Juli 2023

Pantauan Tempo di lokasi kejadian, Sinta Mega yang mengenakan jaket berwarna merah muda sedang bermain game di iPad saat rapat dibuka Wakil Ketua DPRD Diki Jakarta Zita Anjani. Heru Budi terlihat masih bermain-main sambil membaca laporan APBD. Aksi Cinta pun terekam dalam live streaming YouTube Diki DPRD Jakarta.

Akibat perbuatannya, Ketua DPD PDIP DKI Jakarta Adi Wijaya Sinta Mega menyatakan dirinya akan dicoret dari daftar calon legislatif pada pemilu 2024 mendatang. Selain menghapus nama Cinta Megan dari daftar calon legislatif PDIP pemilu 2024, kaukus DPD PDP Jakarta juga menjadikan Cinta Megan sebagai anggota DPRD DKI. Ini menggantikan metode Penggantian Sementara (PAW).

Baca Juga  5 tanda yang menunjukkan kucing akan segera melahirkan

Kemudian pada Agustus 2023, Sinta Mega resmi dikeluarkan dari PDIP setelah kedapatan main-main saat paripurna DPR. Sekretaris DPD PDP DK Gembong Warsono mengatakan, pemecatan Sinta berdasarkan keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP pada Senin, 14 Agustus 2023.

“Bu Sinta Mega sudah dipecat. Itu adalah keputusan Partai Rakyat Demokrat. Surat itu saya terima dua hari lalu, kata Gembong Warsono di Gedung DPRD Diki Jakarta, Rabu, 16 Agustus 2023 seperti dikutip wartawan Antara.

3. Budiman Sujatmiko

September tahun lalu, PDIP memecat kader seniornya, Budiman Sudjatmiko, karena dianggap sudah tidak ada lagi. Menurut Tempo, pemecatan Budiman disampaikan melalui surat. Ia mengatakan, pemecatan dirinya dari PDIP merupakan akhir dari sebuah peristiwa dalam hidupnya. Namun di sisi lain, bagian selanjutnya dimulai.

Saya ingin menyampaikan bahwa saya sudah menerima surat tersebut dan terima kasih atas semuanya, kata Budiman melalui pesan WhatsApp pada Kamis, 24 Agustus 2023.

Pemecatan itu akibat Budiman resmi mengumumkan dukungannya pada Pilpres 2024 melalui pernyataan Prabowo Budiman Bersatu atau Prabu di Semarang, Jumat, 18 Agustus 2023. Saat itu Budiman mengaku siap. Ambil risiko dari keputusan ini. Ia mengajak semua pihak untuk mencermatinya agar masa depan lebih cerah.

“Kita lupa masa depan itu ada. Jadi kita harus melihat ke depan, kadang kita bisa melihat ke belakang,” kata Budiman.

iklan

Langkah Budiman menuai kritik dari rekan-rekan partainya. Pasalnya, PDIP telah menetapkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranov sebagai calon presiden mereka pada Pilpres 2024. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Cristiano mengatakan hukuman tersebut akan diputuskan pada hari yang sama. secepat mungkin. Menurut Hasto, opsi bagi Budiman untuk dikeluarkan atau mundur dari PDIP hanya ada dua pilihan.

4. Gibran Rakabuming Raqqa

Kader PDIP Gibran Rakabuming Raka diumumkan Koalisi Indonesia Raya atau KM sebagai calon wakil presiden Prabowo Subianto pada Minggu, 22 Oktober 2023. .

Gibran disebut sempat bertemu Puan Maharani dan berpamitan dengan calon wakil presiden dari partai koalisi saingannya. Saat ditemui Pua, Gibran mengaku belum menyerahkan kartu anggota PDIP atau KTA atau sudah mengundurkan diri. Sejumlah partai mendesak Wali Kota Solo mundur dari PDIP karena lambannya mengambil keputusan pelarangan partai.

Setelah diselidiki lebih lanjut, Presiden Joko Widodo atau putra sulung Jokowi itu sudah didenda namun belum diumumkan. Hal itu diungkapkan politikus PDIP Masinton Pasaribu. Sanksi tersebut berarti Gibran didepak yang berarti ia tak lagi menjadi kader PDIP. Di Jakarta Selatan, Minggu 29 Oktober 2023, “Iya (tutup),” kata Macinton kepada media.

Baca Juga  Jadwal Timnas Italia vs Venezuela di Laga Uji Coba: Luciano Spalletti Akan Coba Taktik Baru.

5. Bobby Nasution

Tak lama setelah pemecatan Gibran, pada Oktober 2023, PDIP pun memecat Bobby Nasution. Menantu Jokowi dan Wali Kota Medan ini didepak dari PDIP usai mendukung Prabowo-Gibran. Bobby resmi diberhentikan sebagai kader PDIP melalui surat nomor 217/IN/DP-29.B-26.B/XI/2023 yang ditandatangani Ketua dan Sekretaris DPC PDIP Kota Medan Hasyim Robi Barus pada 10 November 2023.

“Mohammed Bobby Afif Nasution terbukti melanggar Kode Etik dan Disiplin Anggota Partai karena tidak menaati aturan dan keputusan anggota partai karena mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden yang diusung partai politik lain,” tulis PDIP. kota Keselamatan. Surat DPC diterima Selasa 14 November 2023 oleh Tempo.

Bobby Nasution sebelumnya menyatakan dukungannya terhadap calon presiden dan wakil presiden Kim, Prabowo-Gibran. Dukungan tersebut disalurkan melalui menantu Jokowi, Barisan Organisasi Pejuang Pengusaha. Bobby Prabowo mengatakan itu adalah pernyataan sikap.

“Citra Pak Prabowo adalah panutan bagi kami, jiwa pejuang yang ditunjukkannya kepada kami, jiwa dan kesetiaannya sepanjang karier adalah poin-poin yang bisa kita pelajari.” Teater Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu, 8 November 2023

6. Marurar Syright

Terbaru, politikus Marurar Sirait menyebut akan mundur dari PDIP pada Senin, 15 Januari 2024. Ara, sapaan akrab Marurar, mengaku keluar dari Partai Banteng karena memilih mengikuti jejak Jokowi. Dan setelah berdoa dan berbincang dengan teman-teman dekat saya, saya putuskan keluar dari PDI Pirjuangan hari ini, kata Marurar di depan kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin malam.

Saat berada di dalam mobil, Murur menjelaskan tentang mengakhiri karir politiknya bersama PDIP. Kepada wartawan, ia mengaku bertemu dengan Wakil Sekjen PDIP Utut Adianto dan politisi lain seperti Rudianto TJ. Ia mengaku memutuskan mundur dari partai pengusung banteng tersebut setelah berdiskusi dengan orang dalam partai.

Marurar tak menjawab akan bergabung ke partai mana setelah keluar dari PDIP. Namun, dia menyatakan akan bergabung dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Dan saya memilih mengikuti langkah Pak Jokowi karena saya yakin Pak Jokowi adalah pemimpin yang didukung oleh rakyat Indonesia dan kepercayaan masyarakat, kata Ara.

RIRI RAHAYU | ADIL AL HASAN | IKHSAN RELIUBUN | M. Julnis Firmansyah | Mereka melihat Tika

Pilihan Editor: Hasto Kunjungi Keluarga Kadre PDIP Suleiman yang Meninggal di Pengasingan, Perjuangkan Jokowi



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *