Sri Lanka menyumbangkan $15 miliar ke Gaza meskipun terjadi krisis ekonomi.

Uncategorized67 Dilihat

Srilanka Pada 2 April 2024, ia memberikan donasi sebesar $1 juta (Rp 15 miliar) kepada badan PBB untuk urusan Palestina, UNRWA. Dana sedekah tersebut ditujukan untuk membantu anak-anak Palestina di Jalur Gaza.

Kantor berita Wafa melaporkan bahwa sumbangan tersebut diberikan sebagai tanggapan terhadap tantangan ekonomi Sri Lanka. Sumbangan tersebut dipandang sebagai upaya pertama UNRWA untuk melawan rencana pembongkaran lembaga penting bagi kehidupan lima juta warga Palestina.

Israel sebelumnya membandingkan pekerja UNRWA dengan anggota Hamas dalam upaya untuk menyudutkan kelompok tersebut. Tuduhan Tel Aviv tidak berdasar dan mereka berusaha melobi penutupan UNRWA karena merupakan satu-satunya badan PBB yang mempunyai mandat khusus untuk melindungi kebutuhan dasar pengungsi Palestina.

Tel Aviv berargumentasi bahwa jika UNRWA runtuh, maka pengungsi Palestina pun akan mengalami hal yang sama. Pengungsi Palestina tidak perlu kembali ke negaranya. Keanggotaan Star of David PBB disetujui oleh PBB dengan syarat pengungsi Palestina diperbolehkan kembali ke rumah dan negaranya, namun sejak akhir tahun 1940-an, Israel telah menolak hak warga Palestina untuk kembali ke tanah airnya.

“Pemerintah Sri Lanka telah mendonasikan $1 juta (Rp 15 miliar) untuk membantu anak-anak yang terkena dampak perang di Gaza. Presiden Sri Lanka Ranil Wickremesinghe mengatakan, “Sumbangan ini secara resmi ditransfer ke Otoritas Palestina melalui saluran resmi PBB.”

Langkah donasi ini dilakukan setelah Kabinet Sri Lanka mendukung usulan Presiden Wickremesinghe pada Februari 2024 untuk memberikan sedekah guna membantu anak-anak yang terkena dampak konflik Gaza. Selain itu, Presiden Wickremesigh mengimbau para menteri dan pegawai negeri sipil di Sri Lanka untuk tidak mengadakan sarapan puasa bersama selama bulan Ramadhan. Di sisi lain, anggaran rehat sejenak bersama ini dialokasikan untuk memberikan dukungan finansial kepada anak-anak di Gaza.

Baca Juga  Hilang secara misterius, menteri pertahanan Tiongkok sedang diselidiki karena korupsi.

iklan

Presiden Wickremesing juga menyerukan gencatan senjata di Gaza yang dilanda perang. Pada tanggal 7 Oktober 2023, Israel melancarkan serangan habis-habisan terhadap Gaza menyusul serangan Hamas yang menewaskan hampir 1.200 orang. Menurut media Israel Haaretz, 1.200 orang tewas oleh helikopter dan tank Israel, sementara 1.139 tentara Israel dan warga sipil tewas.

Sumber: middleeastmonitor.com

Pilihan Editor: Prancis mengusulkan resolusi Dewan Keamanan PBB untuk memantau gencatan senjata di Gaza

Ikuti berita terkini Tempo.co di Google News, klik disini



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *