Senat AS menolak bantuan tambahan kepada Israel dan Ukraina

Uncategorized484 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – RUU pengeluaran darurat untuk menyediakan bantuan keamanan baru senilai miliaran dolar Ukraina Dan Israel Itu diblokir di Senat Amerika Serikat Di tahun Rabu, 6 Desember 2023, ketika Partai Republik mengajukan tuntutan mereka untuk penegakan imigrasi yang lebih ketat di sepanjang perbatasan AS-Meksiko.

Pemungutan suara tersebut, dengan 49 suara berbanding 51 abstain, membuat RUU senilai $110,5 miliar (Rp 1.700 triliun) tersebut kehilangan 60 suara yang diperlukan untuk membuka jalan bagi perdebatan di Senat yang beranggotakan 100 orang, sehingga membahayakan pencalonan Presiden Jo. Biden Tawarkan bantuan baru sebelum akhir tahun 2023.

Pemungutan suara tersebut dilakukan sesuai dengan garis partai, dan setiap anggota Senat dari Partai Republik memberikan suara menentangnya, begitu pula Senator Bernie Sanders, yang biasanya berpihak pada Partai Demokrat namun telah menyatakan kekhawatirannya mengenai pendanaan “strategi militer tidak manusiawi” Israel saat ini terhadap warga sipil Palestina.

RUU tersebut akan memberikan $50 miliar bantuan keamanan baru ke Ukraina, serta $14 miliar bantuan kemanusiaan dan ekonomi kepada pemerintah di Kiev dan upaya Israel untuk melawan Hamas di Gaza.

Pemimpin Mayoritas Senat Chuck Schumer juga memilih “tidak” untuk menerapkan kembali tindakan tersebut di masa depan. Setelah pemungutan suara, Schumer merujuk pada bahaya keruntuhan Ukraina, dengan mengatakan bahwa ini akan menjadi “momen sulit di abad ke-21 dengan konsekuensi jangka panjang” dan berisiko melemahkan demokrasi di Barat.

Partai Republik mengatakan penting untuk memperjuangkan kebijakan imigrasi yang ketat dan kontrol terhadap perbatasan selatan.

iklan

“Pemungutan suara hari ini penting bagi para pemimpin Demokrat untuk membuat anggota Senat dari Partai Republik bersungguh-sungguh dengan apa yang kami katakan,” kata Pemimpin Senat dari Partai Republik Mitch McConnell dalam pidatonya Rabu pagi. “Kalau begitu mari kita pilih. Dan akhirnya, mari kita mulai memenuhi prioritas keamanan nasional Amerika, termasuk di dalam negeri.”

Baca Juga  Kementerian Agama diminta memperhatikan nasib siswa dan guru dalam menutup program pendidikan ilegal

Sekalipun RUU tersebut lolos di Senat, RUU tersebut masih harus disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat yang dikuasai Partai Republik, di mana puluhan anggota Partai Republik, termasuk Ketua DPR Mike Johnson, memberikan suara menentang bantuan Ukraina.

Anggota Kongres dari Partai Republik dan Demokrat akan mendapatkan pendanaan miliaran dolar untuk Ukraina guna melawan penjajah Rusia, untuk Israel setelah serangan militan Hamas pada 7 Oktober, untuk kepentingan AS di Indo-Pasifik, dan untuk bantuan kemanusiaan internasional.

Reuters

Pilihan Editor Di Jalur Gaza bagian utara, 800 ribu warganya tidak memiliki kesehatan



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *