Selandia Baru telah memasukkan Hamas ke dalam daftar organisasi terorisnya.

Uncategorized204 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Selandia Baru resmi masuk grup Hamas Dalam daftar organisasi teroris. Hal itu diumumkan Perdana Menteri Christopher Luxon dan Menteri Luar Negeri Winston Peters pada Kamis, 29 Februari 2024.

“Serangan teroris Hamas pada Oktober 2023 sangat mengerikan dan kami mengutuknya dengan tegas,” kata Luxon dalam keterangan resmi di situs pemerintah Selandia Baru.

Setelah serangan-serangan ini, Chris Hipkins, yang merupakan Perdana Menteri sebelum Luxon pada saat itu, meminta nasihat dari pihak berwenang untuk menetapkan Hamas sebagai kelompok teroris secara umum. Selandia Baru sebelumnya telah menetapkan Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, sebagai organisasi teroris sejak 2010.

Namun apa yang terjadi pada tanggal 7 Oktober membuktikan bahwa kita tidak bisa lagi membedakan antara sayap militer dan sayap politik Hamas. “Organisasi ini bertanggung jawab penuh atas serangan teroris yang mengerikan ini,” kata Peters.

Selama kurun waktu tersebut, serangan lintas batas oleh Hamas di Israel selatan menewaskan 1.139 orang dan menyandera 250 orang. Sejak itu, Israel melancarkan serangan militer besar-besaran terhadap Jalur Gaza, yang kini telah menewaskan hampir 30.000 orang dan melukai lebih dari 70.000 lainnya.

Luxon menegaskan, penetapan Hamas sebagai organisasi teroris merupakan cerminan tindakannya sebagai “organisasi teroris di Tepi Barat” dan bukan cerminan masyarakat Palestina di Gaza dan seluruh dunia.

Dalam keputusan memasukkan Hamas ke dalam daftar organisasi teroris, yang dimaksud adalah pemerintah. Selandia Baru Ini akan membekukan aset Hamas di negara tersebut sebagai entitas teroris. Pertukaran properti atau uang dengan Hamas, atau memberikan dukungan material kepada organisasi tersebut, dianggap sebagai kejahatan.

iklan

“Penunjukan ini menyasar Hamas dan tidak memberikan bantuan kemanusiaan individu kepada warga sipil Palestina,” kata Luxon.

Baca Juga  Perdagangan langsung Tik Tok tidak lagi tersedia karena layanan e-commerce telah berhenti

“Demikian pula, penunjukan tersebut tidak akan menghalangi Selandia Baru untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan pembangunan di masa depan kepada warga sipil di Gaza, juga tidak akan menghalangi kami untuk memberikan dukungan konsuler kepada warga negara Selandia Baru atau penduduk tetap di zona konflik,” lanjutnya.

Pada 27 Februari 2024, Hamas telah terdaftar sebagai organisasi teroris dengan nama Harakat al-Muqawama al-Islamiyyah, serta Gerakan Perlawanan Islam dan Hamas, yang dipantau di situs kepolisian Selandia Baru. Negara lain seperti Australia telah mendaftar. Hamas Sebagai organisasi teroris pada Maret 2022, Inggris pada November 2021, AS sejak 1997, Kanada sejak 2002, dan Uni Eropa sejak 2003.

Pilihan Editor: Dino Pati Djalal menerima penghargaan dari Presiden Ukraina

Ikuti berita terkini Tempo.co di Google News, klik disini



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *