Sebulan Perigee Berlalu, Apakah Jakarta Sudah Bebas dari Ancaman Banjir Laut?

Uncategorized402 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Potensi perampokan dapat meningkatkan risiko. banjir Di Jakarta, menyusul peningkatan curah hujan di hulu sungai yang membelah ibu kota dalam beberapa pekan terakhir. Alasannya adalah iklan. BMKG Perigee adalah fase Bulan atau jarak terdekat Bulan dengan Bumi.

Menurut BMKG, peristiwa perigee bulan dapat meningkatkan tinggi gelombang laut pada 6 November hingga 2 Desember. Setelah jangka waktu tersebut, apakah risiko banjir akan surut?

Ketua Subkelompok Pengendalian dan Perencanaan Pembangunan Pesisir Robb Diki Dinas Sumber Daya Air Jakarta Putu Rska Komala Putri mengatakan, meski fase perigee saat ini sudah berakhir, gelombang pasang masih akan terus menyerang pesisir Jakarta.

Peluang banjir selalu ada jika terjadi air pasang, tidak hanya pada fase perigee moon, tulis Putu dalam pesan singkatnya. TEMPOJumat, 1 Desember 2023.

Putu menyatakan, Pemerintah Kabupaten Diki bekerja sama dengan Kementerian PUPR mengambil langkah proaktif untuk mengurangi dampak gelombang pasang di Teluk Jakarta. Menurut dia, sejumlah upaya telah dilakukan untuk mengatasi kemungkinan banjir di pesisir pantai.

“Misalnya memasang atau meninggikan bunker sementara, mengerahkan anggota gugus tugas, dan menyiapkan kapal pompa. telepon genggam Sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Putu menjelaskan, saat ini Pemkab Dikki sedang dalam proses pembangunan. Pantai Ia mengatakan, “Pembangunan tanggul NCCD saat ini berada di bawah NCICD Fase A, yang melindungi pantai dan bantaran sungai.”

iklan

Menurut Putu, Pemkab Dikki saat ini telah mendapat porsi pembangunan sekitar 18 kilometer dari perkiraan 39 kilometer bendungan kritis. Keseluruhan bentangan tersebut terbagi dalam lima klaster yakni Kamal Muara, Muara Anke, Sunda Kelapa (Ankol Barat), Kali Blenkong dan Pantai Mutiara.

Cluster Kamal Muara akan tersambung dengan tanggul Mal-Dadap sepanjang 756 meter yang dibangun Kementerian PUPR pada akhir TA 2021, jelasnya.

Baca Juga  Piala Dunia U-17 2023: Kalah 0-3 dari Venezuela, Pelatih Selandia Baru tak mau menyerah.

Putu juga menjelaskan, pihaknya telah menyelesaikan pembangunan tanggul laut sepanjang 1,5 km di cluster Muara Anke, khususnya di Pluit Karang.

Progres Tanggul NCCD dibawah Pemerintahan Negara Diki Jakarta kurang lebih sudah mencapai 44 persen dan masih ada sisa 10 kilometer yang harus diselesaikan, ujarnya.

Pilihan Editor: Pengacara kubu SL, Firli Bahuri, memperingatkan mereka agar tidak angkat suara



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *