Saat ditangkap, Saipul Jamil menangis dan meminta bantuan warga karena mengira dirinya dirampok

Uncategorized591 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Penyanyi dangdut Saipul Jamil Ia berbicara tentang rangkaian masa penjara yang menjadi viral di media sosial melalui podcast YouTube Melanie Ricardo yang dirilis pada 9 Januari 2024. Setelah beberapa kali syuting program bersama Melanie, Saipul Jameel angkat bicara soal penggerebekan narkoba yang baru-baru ini dilakukannya. Penyanyi berusia 43 tahun itu menegaskan dirinya tidak mengonsumsi narkoba.

“Kalau melakukan penangkapan seperti ini jadi saksi dulu baru jadi tersangka. Baik positif narkoba atau tidak. Kalau positif silakan kasusnya, kalau negatif dipulangkan.” Pria yang kini punya nama panggung baru itu berkata, “Alhamdulillah, aku belum pernah menyentuh yang seperti ini.” Raja Saipul Jamil Itu.

Artis tersebut mengatakan dia tergoda untuk bertobat atas kesalahan masa lalunya dalam menganiaya anak di bawah umur. “Sekarang saya mencoba kata pertobatan. Apakah orang percaya atau tidak, itu terserah mereka. Maukah kamu berusaha memperbaiki diri karena tidak salah Mel memperbaiki diri? “Saya ingin hidup damai, tiba-tiba Tuhan memberi saya kejutan lagi, acara ini di hari ke 5,” ujarnya kepada presenter. Melanie Ricardo.

Tes urine dan rambut Saipul Jameel negatif.

Melanjutkan ceritanya, ia mengaku tak takut dengan tes urine. Hasil langsungnya negatif. Setelah itu, mantan suami Dewi Persik Tes rambut lainnya dilakukan karena polisi ingin memastikan apakah dia menggunakan narkoba. Rupanya, hasilnya masih negatif.

“Saya sama sekali tidak menyukainya. Makanya ini untuk umum ya, betul, bukan sekedar omongan belaka. Kadang orang bilang kalau artis itu mirip dengan narkoba, padahal tidak semua. Itu hanya profesi senimannya, tergantung keyakinannya saja. Jadi dirilis lagi dalam tiga hari. “Kemarin tidak ada rekayasa,” ujarnya.

Urutan waktu penjara: Meminta bantuan karena takut menari

Awalnya, pria yang akrab disapa Bang Ipul ini mengaku yang saat itu disangka orang jahat adalah yang mengikutinya dan menggedor-gedor pintu mobilnya. Katanya, “Saya tidak merasa ada yang salah, saya tidak melanggar lalu lintas, saya tidak menggunakan narkoba. Kok tiba-tiba ada yang bilang saya polisi? Saya berdiri di jalan lagi bersama asisten saya. Akhirnya, saya mengira ini adalah orang jahat yang bekerja atas nama polisi.”

Baca Juga  Bangkok akan memiliki taksi air berbasis aplikasi di semua kanal kota.

Takut menjadi korban perampokan dan barang-barang berharga seperti laptop dan ponselnya dicuri, ia masih ragu apakah orang-orang tersebut benar-benar polisi, sehingga ia meminta bantuan kepada penduduk setempat. Dalam video penangkapan tersebut, Saipul Jameel yang membuat keributan di kalangan masyarakat menjelaskan alasannya menangis saat ditangkap di tengah jalan.

iklan

“Saya kira saya maling, makanya saya minta tolong sampai berani keluar di depan Daan Mogot, itu saja. Tidak apa-apa, saya takut dibunuh. Saya masih belum yakin. kalau polisi makanya saya nangis sekencang-kencangnya. Kalaupun dia memberi saya lencana, saya yakin itu pasti perampokan,” ujarnya mengomentari masa penjaranya. .

Ungkapkan identitas asli Anda kepada publik

Ia pun meminta bantuan dan menyebut artis tersebut adalah Saipul Jamil. Ia menilai kelompok itu adalah perampok. “Ipul ngasih tahu kalau aku dalam bahaya. Malah dia tidak menolongku, malah dia merekamku dengan video. Aku pikir aku akan mati kemana pun mereka membawaku, jadi aku minta tolong pada orang-orang di sana. “Karena aku tidak ada di sana. waktu itu tidak dibawa ke kantor polisi,” kata Saipul Jamil.

Hingga mobil memasuki jalan Transjakarta, Saipul Jamil yang saat itu mengemudikan mobil tersebut panik karena dikejar asistennya. “Syok banget, karena setelah diagnosa, asisten saya malah minum obat. “Dia masih di bawah pengaruh obat-obatan sehingga dia tidak tahu bahwa itu adalah jalan yang salah,” katanya.

Meski menjadi perbincangan publik yang viral, namun artis tersebut bersyukur, publik mengetahui bahwa situasinya saat itu sangat membutuhkan pertolongan, “Berkat videonya, saudaraku (manajer) mengetahuinya. Terima kasih kepada teman-teman yang berbagi dengan kami. “Saat itulah saya mendapat kelegaan saat masuk ke area Polsek Tambora,” ujarnya.

Baca Juga  M5.1 Gempa Pegunungan Bintang Papua akibat pergerakan sesar batuan

Pilihan Redaksi: Saipul Jameel menunaikan salat Jumat sebelum ditangkap dan mengunggah kutipan Ujian Penguatan Iman.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *