Putranya yang berusia 20 tahun kembali ke rumah sebagai biksu

Uncategorized161 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaSebuah video viral di media sosial India memperlihatkan momen mengharukan antara seorang ibu dan putranya yang telah jauh dari rumah selama 22 tahun. Anak laki-laki itu berusia 11 tahun ketika dia ‘menghilang’ dan setelah hilang selama 22 tahun, anak laki-laki itu kembali sebagai manusia. petapa (biarawan) Dia yang mencari sedekah.

Seorang ibu yang kehilangan putranya Itu telah diberi nama. Bhanumati, anak itu bernama Pinku. PDi tahun Pada tahun 2002, Pinku kabur dari rumah setelah dimarahi ibunya karena bermain kelereng. Pinku melarikan diri karena marah dan baru kembali ke rumah dua dekade kemudian.

Namun akhir pekan lalu, di Desa Karauli, IndiaSaat Pinku kembali ke rumah, dia kaget. Warga kemudian segera memberi tahu Bhanumati bahwa putranya yang melarikan diri telah kembali ke rumah. Orang tua Pinku masih mengenali putranya dari bekas luka lama di tubuhnya. Sayangnya, pertemuan tersebut hanya berlangsung singkat karena Pinku memilih meninggalkan desa tempat tinggalnya, meski warga desa dan keluarganya sudah memohon agar ia tidak pergi lagi.

Peristiwa ini difilmkan dan videonya dibagikan di media sosial, menunjukkan hubungan emosional antara ibu dan anak. Dalam video tersebut, Pinku terlihat sebagai seorang pria dewasa yang mengenakan kostum magis dan memainkan alat musik tradisional bernama Nesti. Dia menyanyikan lagu melankolis, meminta sedekah kepada ibunya.

Pinku menyanyikan beberapa balada tentang Raja Bhartari yang memiliki cerita serupa dengannya. Salah satu kisah yang diceritakan adalah Raja Bhartari meninggalkan kekayaannya di kerajaannya dan menjadi seorang penyihir. Ibunya terlihat menyeka air matanya saat Pinku bernyanyi.

iklan

Kisah Pinku mengingatkan pada peristiwa Bahawal tahun 1920. Saat itu tiba-tiba muncul seorang pengembara yang mengaku sebagai reinkarnasi Ramendra Narayan Roy dari Bahawal (sekarang Bangladesh). Pertama, Seorang biksu Dia diduga tewas setelah menghilang tanpa jejak selama sepuluh tahun. Kasus ini sudah lama beredar di pengadilan.

Baca Juga  Pemerintah membicarakan pembangunan LRT bawah tanah di Bali

Sumber: ndtv.com

Pilihan Editor: Imigran Ukraina di Jerman tidak memasuki sektor tenaga kerja

Ikuti berita terkini Tempo.co Di Google Berita, klik disini



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *