Prakiraan Cuaca BMKG: Seluruh Indonesia berpeluang hujan lebat hari ini.

Uncategorized292 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Hampir seluruh negara bagian di Indonesia mempunyai potensi. Hujan Berat hari ini, Senin 29 Januari 2024. Potensi hujan lebih dari 50 mm per hari dimungkinkan disertai petir dan angin kencang.

Ini mencakup seluruh wilayah di Sumatera, Jawa, dan Sulawesi. Informasi ini dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Deputi Bidang Meteorologi (Peringatan Dini Cuaca).BMKG).

Cuaca hari ini diperkirakan dipengaruhi oleh sirkulasi siklon di Samudera Pasifik utara Papua Barat dan barat daya Jawa di Samudera Hindia. Antara lain, perairan timur Filipina hingga Laut Sulawesi, Laut Seram, dan perairan utara Papua membentuk kecepatan angin lambat (konvergensi).

Titik kumpul lainnya terpantau memanjang dari laut hingga Aceh.
Cina Selatan hingga Rhea, di Bekulu, Selat Sunda, Jawa Barat hingga Jawa Timur, dan NTB Selatan. Juga dari Kalimantan Barat selatan hingga Laut Jawa, Kalimantan Utara hingga Kalimantan Selatan, pesisir Makassar
Ke Sultra, NTT, Laut Banda dan Papua.

Seperti yang Anda ketahui, area umum dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sekitarnya. Sedangkan untuk bibit siklon tropis, BMKG menyatakan tidak memantau sistem yang aktif.

Curah hujan di Pulau Jawa berkurang karena El Nino

Terpisah, Kepala Peneliti Ahli Eddy Hermawan dari Pusat Penelitian Iklim dan Atmosfer Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan, hujan yang turun saat ini di Indonesia disebabkan pengaruh uap air dari Siberia. El NinoDan juga posisi gerak semu matahari.

iklan

Menurut ED, tanpa adanya El Nino, uap air dari kawasan Siberia leluasa masuk ke Indonesia. “Dulu pusatnya berada di pantai utara Pulau Jawa, namun karena El Nino tertarik ke timur,” ujarnya.

Baca Juga  6 Pemeran Ghostbusters: Kekaisaran Beku

El Niño masih dalam jalur menuju puncaknya pada Januari 2024, kata Eddie. Namun menurutnya, “Puncak musim hujan akan terjadi pada bulan Desember.”

Ia mengatakan, curah hujan yang masih terlihat di wilayah pesisir utara Jawa kini berubah menjadi wilayah dekat garis khatulistiwa. Perubahan ini disebabkan oleh pengaruh posisi pergerakan semu matahari yang menggerakkan bumi bagian selatan menuju garis khatulistiwa.

Pilihan Editor: Gempa yang mengguncang Padang Panjang tengah malam, BMKG mengingatkan kemungkinan ancaman dari Danau Singarak.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *