Polisi menangkap dua warga Kampung Susun Bayam usai berbuka puasa.

Uncategorized15 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Dua warga Kampung Susun Bayam, Ketua Kelompok Tani Kampung Susun Bayam Mohamed Furkon dan istrinya dibawa kabur Polres Jakarta Utara pada Selasa sore, 2 April 2024 usai berbuka puasa.

Hal itu dibenarkan salah satu warga Kampung Susun Bayam (KSB) Neneng. “Iya betul,” ujarnya pada Rabu, 3 April 2024 saat dikonfirmasi Tempo melalui pesan singkat.

Neneng Furkon kini diperiksa Polres Jakarta Utara, sedangkan istrinya sudah kembali ke KSB. “Masih di Polsek Pak Furkon, istrinya sudah di KSB,” jelasnya.

Upaya konfirmasi yang dilakukan Tempo ke Polres Jakarta Utara hanya mendapat tanggapan singkat. Oke, mari kita periksa ke tim, kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Iverson Manosoh saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Terpisah, Kelompok Tani Kampung Bayam Madani (KPKBM) mengatakan, alasan warga enggan pindah ke rusun lain bukan karena masalah sewa. Menurut Ketua KPKBM Furkon, kasus sewa rusun tersebut berada di lingkungan Dinas Perumahan DK Jakarta.

“Tergantung departemen perumahan. Kamis 25 Januari 2024 Furcon “Hak pakai atau apartemen.

Furkon mengatakan, pihaknya telah melakukan negosiasi kesepakatan tarif sewa untuk tinggal di apartemen Kampung Susun Bayam (KSB), yang kini berganti nama menjadi Jakarta International Stadium Operation Support Staff Housing, atau HPPO JIS.

iklan

“Tadi saya katakan, kami sudah punya rancangan peraturannya pada 28 Desember 2022, tarif sewa Rp 750 ribu, kami PT Jakarta Propertindo sepakat Rp 600 ribu dengan masa transisi 6 bulan,” ujarnya.

Meski tarif sudah disepakati, Furcon tidak mengerti mengapa Jackpro belum mendapatkan izin tinggal dari JIS HPPO. Menurutnya, hal tersebut tidak sesuai dengan janji Jackpro yang akan menyerahkan kunci pada awal Januari 2023. Anda tidak menerima konfirmasi karena sambungan tiba-tiba terputus.

Baca Juga  3 berita terpopuler hari ini: Permintaan investasi yang tinggi di IKN menunjukkan optimisme hingga Rp 41,4 triliun pada tahun 2023.

“Dia bahkan tidak memberi kita kesepakatan seperti itu, sampai kita bertemu. Di mana lagi manusia bisa berbohong,” kata Furcon.

Mereka juga sudah dua kali menempuh jalur mediasi dengan perwakilan Jackpro, meski sudah mencapai tahap akhir. Dalam mediasi tersebut, JackPro tidak membahas harga sewa melainkan menawarkan dua opsi.

AISYAH AMIRA WOKANG

Pilihan Redaksi: Belum ada tersangka, Polres Jakarta Utara masih mendalami kasus Kampung Bayam.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *