Para ekonom memperkirakan perekonomian akan melambat pada tahun pemilu 2024, bahkan mungkin hanya sedikit.

Uncategorized406 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Direktur Eksekutif Institut Pembangunan Ekonomi dan Keuangan (tahun)tidak pasti) Tauhid Ahmed memprediksi pertumbuhan Ekonomi Di tahun Akan mengalami perlambatan pada tahun 2024.

Di Jakarta, Rabu 27 Desember 2023, Tauhid mengatakan, “Saya kira ancaman terbesar bagi perekonomian kita tahun depan adalah kemungkinan terjadinya perlambatan.”

Kemudian beliau menjelaskan penyebab utama kendala tersebut Pertumbuhan ekonomi Di Indonesia, perekonomian global sedang melambat. Hal ini terlihat terutama pada melemahnya permintaan produk Indonesia yang diekspor dari Tiongkok, Amerika, Jepang, dan Korea Selatan.

“Sampai tahun depan, kita masih memiliki kendala dalam mengurangi perdagangan impor dan ekspor. Akibat melemahnya perekonomian global, harga komoditas masih belum berfluktuasi dengan baik sehingga menghambat pertumbuhan perekonomian kita,” kata Tawheed.

Tak hanya itu, Tauhid menyebutkan ada faktor dalam negeri yang mempengaruhinya, yakni melemahnya daya beli masyarakat Indonesia. Hal ini juga menghambat pertumbuhan ekonomi.

“Meski pemerintah telah menyiapkan dukungan sosial kepada masyarakat untuk menjaga daya beli, namun nilai dukungan sosial yang diberikan kepada masyarakat belum cukup untuk meningkatkan daya beli,” kata Pak Tawhid. “Jadi rata-rata hanya untuk mencegah kenaikan harga yang wajar Makanan fleksibel.”

Oleh karena itu, Towhid mengatakan banyak kebijakan yang harus didorong pemerintah agar pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 5 persen pada tahun depan. Ketiga langkah tersebut dimulai dari memperkuat perekonomian dalam negeri dengan mengurangi impor dan meningkatkan ekspor ke negara-negara yang pertumbuhan ekonominya baik.

iklan

Kedua, pemerintah sebaiknya meningkatkan daya beli masyarakat melalui pemberian bantuan sosial, penciptaan lapangan kerja, dan lembaga pendukung. Ketiga, pemerintah harus meningkatkan kelas menengah melalui program yang tepat sasaran.

“Kita perlu memperbaiki kelas menengah kita yang tidak terdampak bantuan, tidak terdampak program dari pemerintah, tapi jumlahnya banyak. Untuk itu sebaiknya pemerintah membuat program karena mereka juga merupakan penggerak perekonomian,” kata Tawheed.

Baca Juga  Peneliti mengatakan bahwa orang yang terlalu optimis rentan mengambil keputusan yang salah

Selain itu, Tauhid meyakini kebangkitan tahun politik pada 2024 akan memungkinkan pemerintah memanfaatkan hal tersebut untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi lebih dari 5 persen. “Agar perekonomian kita membaik dan menjadi lebih baik, momentum ini harus dikendalikan.”

di antara

Pilihan Redaksi: Prabowo – Gibran targetkan pertumbuhan ekonomi 6-7 persen, TKN: Downgrade tahap pertama



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *