Novel Baswedan meminta janji kepada peserta pemilu untuk memberantas korupsi

Uncategorized462 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta Mantan Inspektur Utama Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK Novel BaswedanPada dasarnya, pada pemilu 2024, seluruh calon presiden dan legislatif harus menunjukkan sikap yang jelas terhadap upaya pemberantasan korupsi yang sedang berlangsung.

Novel tersebut menjelaskan bahwa korupsi tidak hanya berdampak pada pembangunan dan ketidakadilan, tetapi juga menyebar kemana-mana dan dampaknya sangat luar biasa. Komitmen pemberantasan korupsi sangat penting ke depan, kata Leboled Basedan pada perayaan HUT ke-2 IM57+ Institute di gedung Usmar Ismail Film Center, Jakarta Selatan, Jumat, 29 September.

Dalam wawancara sebelumnya dengan Mata Najawa beberapa pekan lalu, 3 calon presiden membahas strategi pemberantasan korupsi di Indonesia. Ganjar Pranowo, calon presiden dukungan PDIP, mengusulkan amandemen UU Komisi Pemberantasan Korupsi yang bertujuan melemahkan lembaga antirasuah tersebut.

Ia mengatakan, pemimpin terpilih harus bisa menunjukkan praktiknya untuk menjadikan pemberantasan korupsi sebagai isu strategis. Selain itu, pemberantasan korupsi merupakan tugas pemerintah.

Novell meminta pihak-pihak yang menginginkan KPK dibubarkan, mencari cara baru untuk memperkuat upaya pemberantasan korupsi. Apalagi, Novell mengatakan, ketika ada konflik kepentingan terkait isu korupsi, itu berbahaya.

Korupsi dalam politik dan penegakan hukum adalah hal pertama yang harus diperbaiki, kata Novel Baswedan.

Adil Al Hasan

Pilihan Editor: Novel Basedan mengajak masyarakat untuk mencermati permasalahan korupsi.

klik disini Dapatkan berita terkini dari Tempo di Google News



Quoted From Many Source

Baca Juga  PLN dan Pemerintah Kota Bogor menyediakan SPKLU untuk angkutan umum listrik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *