MTI: Dalam 10 tahun terakhir, kecelakaan kereta api seperti yang terjadi di Sikalengka jarang terjadi

Uncategorized354 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta Ketua Divisi Kereta Api Asosiasi Transportasi Indonesia (MTI) Aditya Diwi Laksana menanggapinya. Kecelakaan kereta api Api di kayu salib Sikalengka-Haurpugur KM 181+700, Kabupaten Bandung Jumat 5 Januari 2024. Menurut dia, kecelakaan kereta api seperti yang terjadi di Sikalengka jarang terjadi dalam 10 tahun terakhir.

“Sebenarnya konflik Kepala ke kepala di antara keduanya Kereta “Hal ini jarang terjadi di Perkeretaapian Indonesia selama lebih dari 10 tahun,” kata Aditya dalam keterangannya kepada Tempo, Sabtu, 6 Januari 2024.

Menurut dia, sebagian besar kecelakaan kereta api terkait dengan tergelincirnya rel atau tergelincir. “Sebagian besar kecelakaan kereta api terjadi karena tergelincir atau terguling atau tabrakan antara kereta api dan kendaraan jalan raya,” ujarnya.

Namun, dia menegaskan, kecelakaan kereta api yang terjadi di Sikalengka masih besar kemungkinannya terjadi. Oleh karena itu, kondisi keamanan harus terus diberlakukan secara ketat untuk mencegah hal serupa terulang kembali.

Terkait kecelakaan ini, kata dia, ruas jalan Sikalengka-Haupugur masih menggunakan satu lajur. “Secara teknis tidak boleh ada lebih dari satu kereta api dalam satu lintasan yang sama, baik dalam satu arah maupun berlawanan arah dalam satu lintasan karena dapat menimbulkan tabrakan antara kedua kereta tersebut,” ujarnya.

iklan

Menurut dia, konflik ini bisa disebabkan karena pengoperasian perjalanan kereta api yang tidak tepat. “Mungkin terkait dengan kondisi ketenagakerjaan atau kondisi infrastruktur, misalnya sistem sinyal mengalami gangguan atau gangguan operasional. Dan tentunya harus lebih mendalam dengan penelusuran KNKT,” ujarnya.

Sebagai informasi, pada Jumat 5 Januari 2024, terjadi kecelakaan kereta api di ruas jalan Sikalengka-Haupugur KM 181+700 di Kecamatan Sikuya, Sikalengka, Kabupaten Bandong. Kecelakaan itu melibatkan dua kereta api, yakni KA Turanga dan KA Lokal Bandung Raya.

Baca Juga  Dukungan dan harapan Kemendikbud terhadap Festival Musik Indonesia 2023

John Maharso | MOH KHORY ALFARIZI

Pilihan Editor: Dalam kecelakaan KA Sikalenka, pengamat menyebutkan tiga dugaan penyebab



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *