Mimbar Mahasiswa Yoga Kecam Politik Dinasti Era Jokowi, Serukan Tahta Rakyat

Uncategorized1539 Dilihat

TEMPO.CO, Yogyakarta – Aktivis yang mewakili Badan Eksekutif Mahasiswa atau BM Berbagai kampus menggelar demonstrasi mimbar umum di depan monumen Serangan Umum pada 1 Maret. YogyakartaRabu, 29 November 2023.

Mereka berasal dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta dan Universitas Muhammadiyah Magellan (UMM).

Hadir pula perwakilan dari Universitas Tidar Magelang, Universitas Islam Indonesia (UII) dan Universitas Paramadina.

Dalam aksi bertajuk #जुफ़ान लेखुव्योग #YogyakartaDemand, para mahasiswa menyoroti kelanggengan politik oligarki yang berkuasa di bawah Presiden Joko Widodo atau pemerintahan Presiden Joko Widodo. Jokowi.

Rektor Mahasiswa UMY Muhammad Adam mengatakan Tahta untuk Rakyat merupakan sebuah konsep yang meyakini bahwa cinta rakyat merupakan unsur terpenting dalam kekuasaan pemerintahan.

“Pendelegasian kekuasaan berasal dari keterkaitan pemimpin yang mendalam dengan keamanan rakyat dan keadilan penegakan hukum. Ingat, penguasa hanya punya kekuasaan, tapi pemilik takhta adalah rakyat,” ujarnya.

Ato Adam mengatakan, turunnya takhta yang diperintahkan rakyat saat ini terlihat dari berbagai persoalan bangsa, mulai dari politik dinasti oligarki yang berkuasa.

Secara khusus, putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang batasan usia minimal wakil presiden membuka peluang bagi anak presiden untuk menjadi wakil presiden.

“Kemudian kami menganggap hal itu sebagai pelanggaran konstitusi dan gejala utama politik dinasti yang lazim di Indonesia,” ujarnya.

Impian Indonesia untuk menjadi negara hukum yang berdaulat semakin berubah menjadi negara otoriter belaka.

Hukum dianggap telah kehilangan independensi dan wibawanya sebagai alat untuk mencapai keadilan.

Dalam putusan Dewan Kehormatan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI/2023 dipastikan ada campur tangan pihak asing.

iklan

Sementara itu, jelas bahwa hakim tidak dapat memutus apabila terdapat benturan kepentingan yang disebabkan oleh hubungan pribadi atau keluarga atau hubungan lain yang patut diduga menimbulkan benturan kepentingan.

Baca Juga  Jang Nara dan Son Ho Joon kembali berpasangan di drama My Happy Ending.

“Rakyat kita masih berada di bawah kolonialisme karena narsisme penguasa mereka sendiri dalam cara-cara yang mereka gunakan untuk melanggengkan kepentingan sewenang-wenang dan jauh dari agenda bermakna bagi kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Monumen Serangan Umum 1 Maret yang dipilih sebagai tempat aksi menunjukkan bahwa Indonesia berdiri kokoh di tengah invasi Belanda saat itu.

“Juga, kami dekat dengan istana presiden, gedung besar tempat simbol kekuasaan tertinggi berada. Dengan berdiri di sini, di seberang gedung besar, kami menyatakan penolakan kami terhadap kekuasaan yang sewenang-wenang, menindas, dan anti-rakyat,” ujarnya. .

Dari kegiatan ini, mahasiswa tetap dihimbau untuk tetap menjaga akal sehat dan membara.

“Kami ingin berbagi suara bahwa demokrasi benar-benar singgasana kedaulatan di tangan rakyat dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia adalah kenyataan. orang-orang dan keselamatan mereka sepenuhnya, “katanya.

Muhammad Rayhan (Ketua LEM UII), Gilbran Muhammad Noor (Ketua BEM KM UGM), Melki Sedek Huang (Ketua BEM UI), Afiq Naufal (Sekjen Sema Paramadina) dan para pemuda turut serta dalam acara tersebut. Umat ​​dalam Pernyataan Janji Pemuda 2023 di Gedung Joang ’45.

Dalam aksi bertajuk #Tahta Untuk Rakyat #Yogyakarta Tuntutan itu, para pelajar mengenakan pakaian serba hitam dan membawa jagung mentah.

Di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi, jagung, simbol lama reformasi, dikhianati dan dibunuh.

Beberapa siswa mengenakan kaos bertuliskan Republik Kerajaan, dan ada pula yang mengenakan kaos bertuliskan Anak-anak Haram Konstitusi.

Pilihan Editor: Hadi Rudyatmo dari FX mengatakan dia mencintai Jokowi sebelum Megawati mengetahui bahwa dia bangkrut.

Wiccasono Pribadi



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *