Mandalka MotoGP, Pertamina mendatangkan puluhan UMKM.

Uncategorized555 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaPT Pertamina mengajak 50 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menyediakan souvenir serta produk makanan dan minuman pada acara tersebut. MotoGP di sirkuit MandalikaNusa Tenggara Barat (NTB).

“Ini merupakan wujud komitmen Pertamina dalam meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Vice President Corporate Communications. PTPertamina (Persero) Fadjar Joko Santoso di Praia, Minggu 15 Oktober 2023.

Dari seluruh UMKM tersebut, sebanyak 42 UMKM beserta produk makanan dan minuman melakukan revitalisasi kawasan di Zona Bhinneka (Zona A) yang dekat dengan Terowongan Utara. Sedangkan 8 UMKM lainnya berada di Zona B yang menawarkan produk kerajinan dan oleh-oleh khas Lombok, serta UMKM seluruh pulau.

Berkaca dari pengalaman tahun lalu, tahun ini 90 persen UMKM bergerak di bidang makanan dan minuman, untuk memenuhi kebutuhan selama acara berlangsung, ujarnya.

Beberapa makanan khas Pulau Lombok seperti ayam taliwang, sate, nasi balap, serta kue siap saji dan jajanan siap santap.

“Lokasi restoran UMKM ini mudah dijangkau oleh penonton karena dekat dengan terowongan yang dilalui penonton sebelum memasuki sirkuit dan juga dekat dengan tempat pameran produk otomotif,” jelas Fadjar.

Sedangkan hasil kerajinannya meliputi aneka tenun, seni anyaman bambu, manik-manik, sablon kaos untuk oleh-oleh khas Lombok, batik sasambo dan masih banyak lagi.

Pertamina berharap upaya menghadirkan pelaku UMKM di ajang MotoGP tidak hanya menghasilkan pendapatan tambahan selama acara berlangsung, tetapi juga menjadi sarana promosi gratis bagi para pelaku usaha di bidang kerajinan tangan dan kuliner tradisional Lombok.

“Sehingga wisatawan akan mengingatnya ketika berkunjung lagi ke Lombok,” ujarnya.

Pada acara yang sama tahun lalu, sebanyak 50 UMKM berhasil meraih transaksi mengesankan hingga hampir $500 juta dalam dua hari acara.

Baca Juga  Liga Champions: Real Madrid vs Manchester City, Antonio Rudiger tuntaskan misinya membekap Haaland

iklan

“Ajang internasional di Lombok pada tahun ini diharapkan semakin banyak memberikan dampak positif bagi masyarakat. Namun yang terpenting adalah keberlangsungan usaha para pelaku UMKM tersebut pasca berakhirnya pertami Grand Prix Indonesia 2023,” Fadjar menjelaskan.

Selain itu, melalui UKM, Indonesia Pertamina Grand Prix 2023 juga akan memberikan multiplier effect. Bukan hanya dari peningkatan pendapatan, tapi juga dari tenaga kerja, khususnya pekerja rumah tangga.

Pengunjung Pertamina Grand Prix Indonesia 2023 yang melakukan pembelian produk UMKM Pertamina dapat menikmati promo diskon 5% untuk pembelian produk UMKM, jika transaksi dilakukan melalui aplikasi MyPertamina.

Keikutsertaan UMKM binaan dalam ajang internasional ini, kata Fadjar, merupakan salah satu kontribusi BUMN dalam mencapai SDGs (Sustainable Development Goals). Secara khusus, Poin 8 terkait dengan penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi, serta penerapan program berbasis ESG (Environmental, Social, dan Governance) di seluruh wilayah operasi Pertamina.

“Kami berharap keberadaannya menjadi peluang bagi pelaku usaha dan UMKM untuk memasuki pasar global yang lebih luas,” ujarnya.

Cushman, pemilik Sasambo Segana Batik, salah satu mitra Sasambo Batik Pertamina, menjelaskan Sasambo merupakan batik khas NTB dengan motif yang kuat dalam budaya tradisional Lombok, antara lain bintang laut seperti rumah sasak, bambu, bunga, serta flora dan fauna.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina yang telah mendukung kami dalam pelatihan, bantuan promosi, demonstrasi produk, dan pameran di tingkat lokal dan nasional,” ujarnya.

Pilihan Editor: Terpanas Minggu Ini: Konsesi HGU Hampir 2 Abad Dikritik IKN, Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Harganya Serendah Rp 700 T



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *