Larangan Sahur di Jalan Ramadhan di Berbagai Daerah, Apa Alasannya?

Uncategorized38 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Kegiatan yang mendapatkan popularitas di tahun-tahun Ramadhan sebelumnya, Sahur dalam perjalanan (SOTR) dilarang di beberapa daerah. Sebenarnya SOTR bertujuan untuk membagikan makanan sahur kepada masyarakat yang membutuhkan dengan cara berkeliling kota.

Meski konsep acara ini patut diapresiasi, namun tak sedikit opini masyarakat yang tidak terima bahwa acara inilah yang berujung pada bentrokan antar warga di berbagai daerah. Beberapa pembatasan telah diberlakukan pada kegiatan ini di beberapa daerah.

1.DKI Jakarta

Melansir Antara News, larangan SOTR akan diberlakukan sepenuhnya di kawasan Diki Jakarta mulai awal hingga akhir Sahur Ramadhan. Polisi telah mengimbau warga setempat untuk tidak melakukan hal tersebut. Alasannya untuk mencegah terjadinya bentrokan, jika kedapatan melanggar peringatan tersebut saat patroli, polisi akan mengambil tindakan tegas.

Hal ini berdasarkan imbauan Polda Metro Jaya dan Pemkab Diki Jakarta yang dilarang melakukan aktivitas selama bulan suci Ramadhan. Sahur di jalankata Kapolres Metro Jakarta Timur Kompol Paul Nicholas Ari Lillipali di Jakarta, Senin, 11 Maret 2024.

Jika diketahui ada kelompok yang bertekad melakukan hal tersebut nantinya Sahur di jalanIa mengatakan partainya akan segera membubarkannya. “Kami melakukan patroli rutin. Jika ada yang ditemukan (Sahur di jalan) mengatakan bahwa kami telah mengambil tindakan untuk membubarkan.

2.Depok dan Bogor

Sesuai saran yang diberikan Diki Jakarta, Kapolres Bogor telah mengeluarkan surat larangan penerapan SOTR. Masih dari sumber yang sama, para pejabat menyebut SOTR berpotensi memicu aktivitas kriminal seperti kerusuhan. Masyarakat diminta menghapus kegiatan sosial tersebut dan menggantinya dengan kegiatan keagamaan di masjid atau di rumah.

Kepala Divisi Sampta Polres Metro Depok Kompol Donnie Widodo mengatakan, anggotanya berinisiatif melakukan operasi pengamanan di beberapa lokasi strategis di Depok untuk menjaga keamanan selama bulan Ramadhan.

Baca Juga  BI jabarkan 5 ramuan kebijakan 2024: Fokus penguatan nilai tukar rupee

Dhoni pada Selasa, 12 Maret 2024 “Anggota kami tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga memberikan kesadaran kepada masyarakat terkait pesan peringatan Polda Metro Jaya seperti larangan kembang api saat SOTR dan bulan Ramadhan.

3. Malang

Petugas Humas Subsipenmas Polresta Malang dengan tegas mengatakan kepada Sahur bahwa penggunaan sound system berukuran besar di jalan dilarang. Adanya kelompok masyarakat yang kerap menggunakan mobil yang dilengkapi pengeras suara untuk melakukan SOTR, hal ini jelas mengganggu kenyamanan dan ketertiban sekitar warga.

iklan

Petugas Polres Malang Kota Ipda Dika Ermantara mengatakan, “Jelas kami tidak mengizinkan pengeras suara. Tapi kalau praktis, kami akan melindunginya.”

4.Tangerang

Kota Tangerang juga mengeluarkan aturan serupa dengan meniadakan SOTR selama bulan Ramadhan untuk menjaga kenyamanan dan ritual masyarakat setempat. Menurut Kapolres Metro Tangerang Kota, akan ada konsekuensi hukum jika melanggar aturan yang ditetapkan Pemkot Tangerang.

5. Sulawesi Selatan

Kapolda Sulsel juga mengimbau warga setempat untuk menaati peraturan terkait untuk tidak sahur di jalan. Gerakan ini lebih memiliki nilai negatif sehingga meresahkan Cantibmas dan Kamseltibkar. Polrestabes Makassar bahkan telah menggelar patroli di tempat ibadah dan jalan raya untuk memastikan pelaksanaan puasa.

6.Banjarmasin

Mengutip humas.polri.go.id, ia menegaskan pembakaran petasan dan penerapan SOTR akan meningkatkan gangguan ketentraman dan ketertiban masyarakat serta menimbulkan risiko perkelahian, persaingan ilegal, dan kejahatan jalanan lainnya. Polri akan menindak tegas pelaku pelanggaran hukum, aparat akan terus melakukan penertiban di wilayah rawan di Banjarmasin.

7. Kendri

Tak hanya SOTR, Polres Kendari juga melarang lomba ilegal, tawuran, adu sarung, hingga permainan kembang api yang mengganggu ibadah. Polisi telah mengimbau masyarakat untuk beraktivitas sebelum atau sesudah Sahur, dan memperingatkan akan ada konsekuensi hukum jika ada pihak lain yang melanggar.

Baca Juga  Pembunuh bayaran meninggal di Mangarai, CCTV: terkena batu dari JPO

Melinda Kusuma Ningrum dan Ricky Juliansiah Iqbal Muhtarom

Pilihan Redaksi: Sahur di Jalan, 112 Pemuda Ditangkap Polisi di Pasar Minggu



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *