KPU nyatakan tak lolos syarat ikut Pilkada Jakarta, argumen Dharma Pongrekun ke Bawaslu

Uncategorized39 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Calon Gubernur DKI Jakarta dari Cara mandiri Dharma Pongrekun Hari ini, pengacara menyampaikan dalilnya ke Bawaslu atau saya minta maaf. Hal ini menyebabkan laporan tersebut dinyatakan oleh Komisi Pemilihan Umum atau KPU tidak memenuhi syarat administratif untuk perbaikan dokumen.

Dharma sebelumnya mendaftar sebagai calon independen untuk mencalonkan diri di Pilgub Jakarta bersama rekannya Kun Wardana. Setelah lolos verifikasi awal, KPU akhirnya menyatakan Dharma-Kun tidak lolos.

Langkah selanjutnya yang kami ambil saat ini adalah litigasi tingkat tertinggi di Bawaslu hari ini. Saat ini sedang didatangkan kuasa hukumnya, kata Dharma.waktu Rabu, 19 Juni 2024 melalui saluran telepon.

Dengan menghadirkan debat pemilu ini, ia menyatakan berupaya semaksimal mungkin untuk ikut serta dalam persaingan politik Pilkada 2024.

“Kami masih berupaya semaksimal mungkin untuk menyiapkan cara mengatasi perselisihan di Bawaslu. Oleh karena itu, kami mohon doanya karena perjuangan ini bukan untuk kepentingan masyarakat Jakarta.” Pakar.

Server mengatakan mengalami masalah teknis pada saat proses instalasi persyaratan administrasi. “Kendala teknis sangat besar dalam proses upload data, sehingga kehilangan waktu,” ujarnya.

Dharma tak menampik KPU telah memberikan kompensasi yang layak atas permasalahan sistem. Dia mengatakan gangguan akan berlangsung sekitar 13 hingga 14 jam.

iklan

Menurut Dharma, KPU menetapkan bagi calon independen, harus memenuhi daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 8,5 juta orang sebanyak 7,5 persen. Ia mengaku tidak tahu perhitungannya berdasarkan apa, namun Dharma menyebut angka tersebut terlalu berat.

Syaratnya harus 2 atau 1 persen. Yang penting kami benar-benar ingin mengikuti kompetisi ini. Kami merasa calon perseorangan sangat kesulitan untuk ikut, ujarnya.

Awalnya, Dharma mengaku mendapat dukungan 840.000 orang. “KPU (review) banyak sekali salinannya sehingga dianggap tidak sah bagi mereka,” ujarnya.

Baca Juga  Pembangunan tahap 1 pusat latihan tim sepak bola Indonesia dengan ibu kota baru telah selesai 90%.

Angka tersebut kemudian dikoreksi menjadi 1,2 juta penggemar. “Kalau dari segi angka, cukup (undang-undang) bahkan lebih. Tapi ada buktinya,” ujarnya.

Dharma menilai ada beberapa informasi dalam file yang diunggah yang mungkin kurang jelas teksnya. Jadi verifikator tidak mau khawatir. Kalau tidak sama persis langsung dianggap tidak memenuhi syarat, ujarnya.

Pilihan Redaksi: Waspada Kampanye Caleg dan Politik Uang Jelang PSU di Waaslu.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *