Komentar Erik ten Haag dan Thomas Frank tentang hasil imbang dramatis 1-1 Brentford dengan Manchester United

Uncategorized52 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta -Brentford vs Manchester United Pada laga pekan ke-30 Liga Inggris, dua gol tercipta di perpanjangan waktu dan laga berakhir imbang 1-1 pada Minggu pagi, WB 31/03/2024.

Pertarungan di Gatek Community Stadium berlangsung ketat. Tim tuan rumah lebih unggul di babak pertama. Sejumlah peluang diciptakan The Bees, termasuk dua gol Ivan Toni dan Matthias Jorgensen.

Manchester United membaik di babak kedua. Rasmus Hojlund nyaris mencetak gol namun usahanya diblok oleh kiper Mark Flecken.

Di tangan satunya, Brentford Ia terus menciptakan peluang, melalui gol offside Tony dan tendangan voli Brian Mbeumo.

Tampaknya kemenangan akan berakhir tanpa gol. Namun United mampu unggul terlebih dahulu pada menit ke-96 melalui tembakan Mason Mount Casamiro di perpanjangan waktu. Itu adalah gol pertamanya ke gawang Setan Merah.

Saat itu, Frank tampak berseri-seri dari lapangan usai gol Manchester United. Gol tersebut sepertinya menjadi kemenangan bagi tim tandang.

Namun, Christopher Ajer menyamakan kedudukan kurang dari tiga menit menjelang pertandingan usai untuk menggagalkan kemenangan Manchester United di depan mata. Tendangan jarak dekat Toni berhasil digagalkan Andre Onana.

Kemenangan kandang di Brentford membuat Manchester United tidak punya peluang lolos ke Liga Champions musim depan. The Ten Hugs berada di urutan keenam di Liga Premier dengan 48 poin dari 29 pertandingan, tertinggal 11 poin di belakang tim urutan keempat Aston Villa.

Setan Merah unggul delapan poin dari tim peringkat kelima Tottenham Hotspur di tempat yang cukup untuk lolos ke Liga Champions musim depan. Villa telah memainkan satu pertandingan lebih banyak dari Spurs dan United.

iklan

“Masih banyak pertandingan tersisa,” kata Tin Haag kepada wartawan usai pertandingan ketika ditanya tentang peluang timnya lolos ke kompetisi top Eropa.

Baca Juga  Dia membakar api Gunung Gede; Jalur pendakian ditutup.

Pelatih asal Belanda itu tak memungkiri tim tuan rumah bermain lebih baik dibandingkan para prajurit. “Kami seharusnya tidak menang, tapi jika kami menang, Anda harus menerimanya.”

Di satu sisi, Frank mengagumi sikap yang ditunjukkan para pemain. Mereka mampu merespons setelah perpanjangan waktu.

“Saya tidak percaya ketika mereka mencetak gol melawan dewa sepak bola,” katanya kepada wartawan. “Bagaimana bisa… Bagaimana kamu menjelaskan kekalahan dalam pertandingan yang kamu alami?”

“Saya tidak tahu bagaimana menjelaskannya ketika Anda begitu dominan dan Anda kebobolan di menit-menit terakhir dan Anda memiliki kemampuan untuk bangkit, itu luar biasa.”

Brentford terikat dengan Manchester United untuk tempat ke-15. Liga Primer Dengan 27 poin, mereka hanya unggul lima poin dari tim zona degradasi.

Reuters

Pilihan Editor: Premier League: Chelsea kalah 2-2 di Burnley, Mauricio Pochettino frustrasi.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *