Kekayaan Budaya Indonesia dalam Penampilan Isyana Sarasvati di Pagelaran Sabang Merauke

Tak Berkategori176 Dilihat

Minggu, 20 Agustus 2023 – 07:21 WIB

JAKARTA – Jumat malam, 18 Agustus 2023, mata seluruh penonton yang hadir di JIXpo Theater, Kemayoran, Jakarta Pusat, terpaku pada keindahan yang menggema di panggung. Pagelaran Sabang Merauke Pahlawan Nusantara, sebuah pertunjukan yang merayakan keberagaman dan kekayaan budaya Indonesia, memulai debutnya dengan megah dan meriah.

Baca Juga :

Pagelaran Sabang Merauke, Penciptaan Harmoni Melalui Musik, Tari, dan Mode Nusantara

Dekorasi panggung yang menakjubkan jadi latar belakang yang sempurna untuk Isyana Sarasvati. Penyanyi berbakat ini mengenakan busana daerah yang memesona, menyanyikan lagu Melati Suci dan Bubuy Bulan, memikat hati seluruh penonton dengan keindahannya. Dia adalah salah satu dari banyak bintang yang bersinar di malam tersebut, sebuah pagelaran yang dikurasi oleh iForte. Scroll lebih lanjut ya.

Selain Isyana, deretan artis berbakat lainnya juga menambahkan kemeriahan malam itu. Cantika Abigail, Swain Mahisa, Alsant Nababan, Taufan Purbo, Mirabeth Sonia, Christine Tambunan, Nino Prabowo, Yuyun Arfah, dan Gabriel Harvianto, semuanya membagikan bakat mereka dalam harmoni yang menawan.

Baca Juga :

Pagelaran Sabang Merauke Buat Isyana Sarasvati Tampil Jadi Ibu Fatmawati

Orkestra yang dipimpin oleh Avip Priatna membuka repertoar dengan lagu Kuthidieng, dan diikuti oleh 31 lagu nasional dan daerah yang kaya dengan pesan patriotisme dan sejarah. 

Baca Juga :

Intip Persiapan Cantika Abigail untuk Pagelaran Sabang Merauke

Tetapi, pertunjukan ini bukan hanya tentang musik. Ada dialog antara kakek yang diperankan oleh Butet Kataredjasa dan cucunya yang diperankan oleh musisi muda Zie. Dialog ini melintas generasi, menceritakan tentang pahlawan dari Aceh hingga Papua, mengungkap kisah di balik sosok-sosok yang menjadi lambang semangat kebangsaan Indonesia.

Sutradara Pagelaran Sabang Merauke Pahlawan Nusantara, Rusmedie Agus, berbagi pandangan bahwa pagelaran ini adalah refleksi dari dua generasi yang melihat semangat kebangsaan dari perspektif berbeda. “Lebih spesial,” katanya, “dan membawa kita untuk mengenal lebih jauh mengenai jasa para pahlawan terdahulu.”

Halaman Selanjutnya

Source : ist



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *