Kapolda Papua tenang di tengah gangguan keamanan di Paro

Uncategorized487 Dilihat

TEMPO.CO, Jayapura, PapuaKapolda Papua Irjen. Jenderal Mathews Fakiri meminta aparat kepolisian tidak terpengaruh oleh ancaman keamanan yang ditimbulkan oleh penjahat bersenjata yang beroperasi di Paro, Distrik Nduga, Provinsi Dataran Tinggi Papua.

“Kecamatan Paro terlalu jauh dari Kecamatan Kenyam sehingga kami perintahkan Kapolda untuk tidak memburu penjahat bersenjata. Bahaya sekali,” kata Fakiri di Jayapura, Provinsi Papua, Jumat, 1 Desember 2023.

Ia menambahkan, baku tembak yang menewaskan dua tentara di Kecamatan Paro pada Kamis (No. 30) itu dipicu oleh “gangguan keamanan” oleh penjahat bersenjata yang beroperasi di wilayah tersebut.

Kedua prajurit yang gugur tersebut merupakan anggota Satgas Batalyon Infanteri Mekanis Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (COSTRAD). Di tahun Pada tanggal 25 November, empat tentara Penjaga Pantai tewas dalam baku tembak dengan pemberontak Papua di Paro.

Untuk menghindari jatuhnya korban lebih lanjut, Fakhri mengatakan, dirinya memerintahkan aparat kepolisian untuk tidak marah, namun tetap waspada dan mencegah kejadian serupa terulang kembali di kemudian hari.

“Semua pasukan keamanan harus mengambil langkah-langkah keamanan untuk mencegah terulangnya penjahat bersenjata,” katanya, menekankan perlunya mengambil tindakan terhadap mereka yang melakukan tindakan kriminal.

“Anggota kelompok kriminal bersenjata yang beroperasi di Papua sudah banyak ditangkap. Mudah-mudahan jaringannya bisa terungkap seluruhnya,” komentarnya.

Antara sebelumnya memberitakan, dalam beberapa tahun terakhir, kelompok bersenjata Papua menggunakan taktik tabrak lari terhadap aparat keamanan Indonesia untuk meneror warga sipil di provinsi Itan Jaya, Nduga, dan Puncak, sehingga menimbulkan ketakutan di kalangan masyarakat. Rakyat.

Sasaran kegiatan teroris jenis ini antara lain pekerja konstruksi, pengemudi ojek (OJEC), guru, pelajar, pedagang kaki lima, dan pesawat sipil.

Di tahun Pada tanggal 2 Desember 2018, sekelompok separatis Papua bersenjata secara brutal membunuh 31 pekerja PT Istaka Karya yang terlibat dalam proyek Trans Papua di Kali Yigi dan Kali Orak di Kecamatan Yigi, Kabupaten Nduga.

Baca Juga  Mengapa Komisi Yudisial tidak bisa mengontrol hakim konstitusi?

Di tahun Pada tanggal 2 Maret 2022, anggota kelompok bersenjata Papua yang beroperasi di Kecamatan Beoga, Kabupaten Puncak, membunuh delapan pekerja Palaparing Timor Telematika (PTT) yang sedang memperbaiki menara base transceiver station (BTS) milik perusahaan telekomunikasi milik negara. . Operator Telkomsel.

Para pekerja tersebut diidentifikasi sebagai B, R, BN, BT, J, E, S dan PD, sementara pekerja lainnya, yang diidentifikasi sebagai NS, selamat dari serangan tersebut, kata juru bicara Polda Papua Komisaris Besar Polisi Ahmed Kemal.

Di tahun Di tahun

Mehertens adalah seorang pilot maskapai penerbangan Indonesia Susi Air ketika dia ditangkap oleh kelompok militan yang dipimpin oleh Kogoya.

Di tahun 16 Oktober 2023 Kelompok separatis Papua menyerang sejumlah penambang emas di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Dataran Tinggi Papua, menewaskan tujuh orang.

di antara

Pilihan Editor: Tidak ada rekayasa genetika untuk nyamuk ber-Wolbachia.

klik disini Dapatkan berita terkini dari Tempo di Google News



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *