Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang menimpa mobil di wilayah Jawa Barat

Uncategorized430 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Bogor dan Simahi pada Selasa 31 Oktober 2023 Stasiun Penelitian Iklim. BMKG Jawa Barat melaporkan hujan lebat di Bogor pada sore hari. Sedangkan di Simahi pada siang hari.

Berdasarkan laporan dari berbagai sumber yang dihimpun Stasiun Penelitian Iklim Jawa Barat, angin kencang disertai hujan lebat menyebabkan beberapa pohon tumbang di Bogor. Beberapa pohon tumbang menimpa mobil dan atap bangunan rusak.

Lokasinya berada di sekitar Lampu Merah Simpang Manunggal, Perumahan Siherang Dramaga dan Jalan Raya Siomas. Peristiwa pohon tumbang tersebut menyebabkan terhentinya atau terganggunya layanan transportasi di beberapa wilayah di Bogor.

Selain itu, hujan lebat disertai serpihan salju juga terjadi di Kecamatan Siomas dan Desa Sindanbarang Logi. Hujan deras menyebabkan banjir di Kota Bogor, termasuk rumah dinas BMKG Jabar. Sementara itu, pada pukul 14.00 di Kota Simahi, hujan deras disertai angin kencang membuat pintu dan jendela bengkel sepeda motor pecah.

Berdasarkan pantauan stasiun cuaca di Dramaga, Kota Bogor, curah hujan terberat terjadi pada pukul 15.00-16.00 dengan curah hujan 27,6 milimeter per jam. Kemudian pada pukul 16.00-17.00 curah hujan meningkat menjadi 41 mm per jam. Sedangkan curah hujan dengan intensitas tinggi 12,4 mm per jam telah mencapai Simahi pada pukul 12.40 – 13.40.

Menurut Kepala Stasiun Penelitian Iklim Jawa Barat Rakhmat Prasetia, berdasarkan analisis variabilitas atmosfer terkini pada 31 Oktober 2023, terdapat beberapa peristiwa yang mendukung berkembangnya awan dan peningkatan curah hujan di wilayah Jawa Barat.

iklan

Suhu permukaan laut yang relatif hangat di perairan Indonesia meningkatkan pasokan uap air ke wilayah Indonesia, termasuk Jawa Barat bagian utara. Kelembapan 50-95 persen dan potensi atmosfer masuk kategori ketidakstabilan sedang hingga kuat skala lokal di sebagian wilayah Jawa Barat.

Baca Juga  Okupansi Hotel Yogya Hampir 100 Persen Populer Liburan Nataru, Parangtritis dan Kaliurang

BMKG mengimbau masyarakat dan instansi terkait mewaspadai potensi bahaya hidrometeorologi atau dampak cuaca ekstrem yang biasanya terjadi pada peralihan musim. Misalnya, hujan deras, badai, dan hujan es dalam jangka waktu pendek dapat menyebabkan banjir, tumbangnya pohon, dan dampak merusak lainnya.

Dalam keterangannya pada Selasa, 31 Oktober 2023, ia menyatakan, “Waspada hujan sedang hingga lebat, dengan hujan sedang hingga lebat pada sore hari.” Menurut BMKG, fenomena tersebut kerap ditandai dengan awan gelap seperti awan kubis atau awan kumulonimbus.

Pilihan Editor: Kemendikbud Rilis Audio Drama Rahasia untuk Tingkatkan Literasi, Bagaimana Cara Mendengarkannya?



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *