Helena Lim ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh PT Timah.

Uncategorized102 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Dinamakan Kejaksaan Agung atau Kejagung Helena Lim Mereka diduga melakukan korupsi dalam sistem tata niaga timah PT Timah Izin Usaha Pertambangan atau IUP Tahun 2015-2022.

Helena Lim merupakan pengelola PT QSE yang disebut menyewa peralatan pengecatan timah di lokasi PT Timah Tbk.

“Penyidik ​​mengatakan mereka punya cukup bukti [to determine] Yang diperiksa itu sebagai tersangka,” kata Wakil Jaksa Agung Tindak Pidana Khusus atau Kepala Reserse Jampidiss Kuntadi di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa malam, 26 Maret.

Dalam kasus ini, Kejagung memeriksa 142 orang saksi.

Kuntadi Helena Lim diduga kuat terlibat dalam pengelolaan dana korup dengan memberikan sumber daya dan fasilitas kepada pemiliknya. Alibinya adalah ia menerima atau menyalurkan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR yang bermanfaat bagi tersangka lain, termasuk dirinya sendiri.

Kejaksaan Agung Helena Lim ditahan di Rumah Tahanan Negara Salemba, Kejaksaan Agung, pada 26 Maret hingga 14 April. “Untuk kepentingan edukasi, tersangka akan ditahan selama 20 hari ke depan,” ujarnya.

Kejagung Helena Lim mengajukan perkara berdasarkan Pasal 2 Ayat (1) dan Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 juncto Pasal 18 KUHP juncto Pasal 56 KUHP tentang pemberantasan korupsi.

Kuntadi belum membeberkan jumlah kerugian yang ditimbulkan dalam kasus ini. Dia juga belum bisa menyebutkan berapa besaran dana CSR PT QSE yang digelontorkan untuk kasus korupsi ini. “Perhitungannya masih berjalan. CRS hanya alasan saja,” kata Kuntadi.

Adil Al Hasan

Pilihan Editor: Kasus korupsi tambang timah PT Timah menimbulkan kerugian sebesar $271,06 triliun, kata seorang pemerhati lingkungan.

klik disini mencari Update berita terkini dari Tempo di Google News



Quoted From Many Source

Baca Juga  Sebab, menurut pengamat sosial, Bogor merupakan daerah yang banyak terdapat kasus perjudian online.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *