Hanya 400 wisatawan yang diperbolehkan menginap di pulau indah seperti Hawaii

Uncategorized252 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Mencari liburan yang tenang jauh dari keramaian di pulau indah seperti Hawaii? Kunjungi Pulau Lord Howe di Australia. Pulau Terletak 500 mil dari pantai, ini adalah salah satu tujuan paling populer bagi wisatawan yang mencari kesendirian. Hanya 400 wisatawan yang diperbolehkan bermalam di pulau ini.

Dibentuk oleh letusan gunung berapi tujuh juta tahun lalu, Lord Howe adalah bagian dari rangkaian pulau di Laut Tasman. Bentang alamnya meliputi pegunungan vulkanik, perairan biru jernih, dan pantai putih yang menakjubkan.

Hanya ada 400 tempat tidur wisata di pulau itu, dengan izin dari Lord Howe Board. Pembatasan pengunjung diberlakukan untuk melindungi hewan-hewan yang tinggal di pulau itu.

Di tahun Itu dianugerahi status Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1982. Pulau Lord Howe Ia memiliki alam yang indah. Pantai terpopuler adalah Blinky Beach yang cocok untuk para peselancar.

Namun, untuk tempat yang benar-benar terpencil, pengunjung sebaiknya menuju ke Pantai Lagoon yang terkenal dengan terumbu karangnya. Jika lebih suka melihat biota laut dari dekat, wisatawan bisa snorkeling di antara terumbu karang.

Tempat dimana hewan-hewan langka hidup

Pulau Lord Howe adalah rumah bagi beragam satwa liar, termasuk beberapa spesies yang sangat langka. Pulau ini merupakan tempat berkembang biak penting bagi populasi burung yang terancam dan hampir punah, termasuk Lord Howe’s Woodchuck.

iklan

Salah satu pengalaman yang wajib dilakukan oleh setiap pecinta alam adalah tur alam yang dipimpin oleh naturalis Ian Hutton OM. Dia benar-benar ahli dalam bidang satwa liar setempat dan telah menulis beberapa buku tentang topik tersebut. Ini membawa pengunjung melewati keindahan pulau.

Baca Juga  Liga Premier: Malam ini melawan West Ham, Manchester City tanpa Jack Grealish, John Stones dan Mateo Kovacic

Mencari kamar itu sulit.

Namun untuk bisa menikmati pulau ini, pengunjung harus bersaing dengan banyak orang. Sulit mendapatkan kamar mengingat keterbatasan tempat tidur wisata yang mampu menampung 400 orang. Namun, penduduk pulau telah menciptakan pilihan akomodasi fantastis yang sesuai dengan semua selera.

Meski pengunjungnya terbatas, namun jangan khawatir untuk mencari makan di pulau ini. Wisatawan melakukan wisata kuliner di sini. Menu yang terinspirasi secara lokal dapat ditemukan di Thompson’s Store, yang berfungsi sebagai toko umum bagi penduduk pulau dan pengunjung. Hidangan utamanya adalah ikan dan keripik, segar dari laut. Ada masakan Vietnam yang disajikan di Miss Saigon, disiapkan secara ahli oleh kepala koki.

Pilihan Editor: Jalan-jalan ke Australia, jangan lupa mampir ke 8 destinasi ini



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *