Gus Samsudin Tersangka, Polisi: Buat Konten Affiliate Exchange untuk Mendapat Pelanggan Lebih Banyak

Uncategorized120 Dilihat

TEMPO.CO, Surabaya – Subdirektorat V/Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim dan Reserse Polres Blitar menangkap Samsudin, pria pelaku kegaduhan karena mengunggah konten sexting di YouTube. POLISI Tindakan Samsudin dinilai meresahkan masyarakat.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto mengatakan, penyidik ​​telah menemukan konstruksi kasus terkait peredaran konten pertukaran mitra tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Jumat sore, 1 Maret 2024. Samsuddin selaku pembuat video tersebut langsung ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap.

Dari hasil kasus tersebut, Samsudin ditahan di Rutan Negara Polda Jatim setelah ditetapkan sebagai tersangka, kata Dirmanto dalam keterangannya di Polda Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya.

Oknum yang akrab disapa Gus Samsudin itu dijerat Pasal 28 Ayat 2 dan Ayat 3 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Penyidik ​​menilai Samsudin menyebarkan informasi meresahkan kepada masyarakat. Hal itu dibenarkan oleh 13 orang saksi yang diperiksa penyidik.

Wakil Direktur V Direscrimsus Polda Jawa Timur Asisten Komisaris Utama Charles Tampubolon mengatakan, penyidik ​​mengincar dua tersangka lainnya. Namun peran keduanya masih terus didalami. “Mereka membantu Samsudin membuat konten pertukaran pasangan tersebut.Mengunggah,” dia berkata.

Charles mengatakan video itu sebenarnya berdurasi sekitar 30 menit. Samsuddin membuat konten tersebut pada pertengahan Februari 2024. “Dia berharap bisa menemukan hal ini dengan membuat konten Langganan “YouTubernya banyak sekali,” kata Charles.

iklan

DetektifMenurut Charles, dalam tayangan tersebut, Samsudin tetap meminta penjelasan para ahli agama terkait peristiwa penodaan agama. Meski Samsuddin telah mengeluarkan disclaimer yang menyatakan konten tersebut murni fiksi dan beredar seluruhnya di media sosial, namun polisi menilai unggahan video tersebut telah meresahkan masyarakat.

“Walaupun itu novel, itu permainan, tetap tidak boleh karena efeknya membuat orang gelisah,” kata Charles.

Baca Juga  Alva Experience Center berlokasi di Kelapa Gading, apa saja fasilitasnya?

Samsuddin sempat membuat heboh dengan konten videonya yang bertukar suami istri. Dalam video tersebut terlihat seorang pria mengenakan kiya dan sorban, serta seorang wanita bercadar. Di sana, pria tersebut mengatakan bahwa diperbolehkan bertukar pasangan. Syaratnya adalah jika ada rasa saling mencintai satu sama lain.

Polda Jatim menangkap Samsudin saat ditanyai proses pembuatan video yang diduga rumit tersebut. Menurut Dirmanto, awalnya Samsudin mengaku video itu dibuat di Bogor, Jawa Barat. Namun setelah diselidiki lebih lanjut, Samsudin mengubah pernyataannya bahwa pembuatan konten tersebut terjadi di Kabupaten Ponggok. Blitar

Pilihan Editor: Saling bertukar konten viral pasangan, Polda Jatim menculik paksa Samsudin di Blitar.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *