Gakumdu selidiki penipuan pemilih di PPLN Kuala Lumpur.

Uncategorized325 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Herwin JH Malonda dari Pusat Penegakan Hukum Terpadu atau Gakumdu memeriksa anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri atau PPLN Kuala Lumpur tentang pelanggaran pemilu.

Ada tuduhan menggunakan informasi pemilih. Jadi tim dikirim ke Kuala Lumpur, kata Herwin di Kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan pada Selasa, 27 Februari 2024.

Ketua KPU Hasim Asiari, tujuh PPL. Kuala Lumpur menyatakan bahwa anggotanya dinonaktifkan. Hasim tak merinci alasan pemberhentian sementara anak buahnya. Karena ada permasalahan dalam penyelenggaraan pemilu di Kuala Lumpur, katanya di gedung KPU, Senin, 26 Februari 2024.

Herwin juga menjelaskan Gakumdu yang tergabung dalam Bawaslu, Kejaksaan, dan Polri akan melakukan pemungutan suara terkait masalah surat suara. Surat suara adalah surat suara melalui pos yang diberikan oleh beberapa orang dalam satu ruangan. Itu adalah pemungutan suara untuk pemilih pos yang disebutkan sebelumnya. “Itu video yang beredar, kita tidak tahu kemana tujuannya, kita tidak tahu siapa yang membuatnya. Akan didalami,” ujarnya.

Namun dia mengatakan kedatangan Centra Gakumdu Kuala Lumpur ini terutama untuk melakukan pemeriksaan terkait informasi pemilih yang sebelumnya sempat menjadi kendala. “Tetapi informasi bagi pemilih terbatas. Sibuk. “Ada unsur kecurangan pemilih,” kata Herwin.

iklan

sekarang KPU Ia memutuskan menggelar pemungutan suara ulang atau PSU di Kuala Lumpur. Setelah tujuh anggota PPLN diberhentikan sementara, KPU mengirimkan dua anggotanya, Idham Holik dan Mochamad Afifuddin, serta Pejabat Sekretariat Jenderal KPU untuk memantau pemutakhiran data pemilih. Memperbarui data merupakan syarat utama bagi PSU. Menurut Hasim, hal tersebut merupakan rekomendasi Bawaslu untuk memperbarui informasi pemilih.

Kuala Lumpur, ibu kota Malaysia, tercatat memiliki jumlah DPTLN terbanyak. Pemilih di daerah ini mencapai 447.258 DPT. Jumlah tersebut terdiri dari 249.616 laki-laki dan 197.642 perempuan. Di PSU, KPU melakukan pemungutan suara dengan menggunakan sistem TPS dan Kotak Suara Keliling atau KSK. Pemungutan suara ulang ini rencananya akan dilakukan pada 9-10 Maret 2024.

Baca Juga  BNPB 143 KK terdampak gempa Tuban, 4 RS terdampak

Pilihan Editor: Ketua KPU: 7 Petugas PPLN Kuala Lumpur Disabilitas Melapor ke DKPP.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *