Dua sandera tewas dalam serangan Israel di Gaza

Uncategorized311 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Menyerang Israel Di telepon Gaza Sayap militan tersebut mengklaim telah membunuh dua sandera Israel dan melukai delapan lainnya dalam 96 jam terakhir. HamasBrigade Al Qassam, Minggu 11 Februari 2024 melalui channel Telegram grup.

Kondisi mereka menjadi lebih berbahaya karena tidak mampu memberikan perawatan yang tepat. “(Israel) bertanggung jawab penuh atas nyawa yang hilang akibat pemboman tersebut,” kata Brigade Al-Qassam dalam sebuah pernyataan mengenai sisa sandera.

Militan Hamas membunuh 1.200 orang dan menyandera sedikitnya 250 orang di Israel selatan pada 7 Oktober 2024, menurut data Israel. Serangan militer Israel di Jalur Gaza telah menewaskan lebih dari 28.000 warga Palestina, menurut Kementerian Kesehatan yang dipimpin Hamas.

Dalam gencatan senjata selama seminggu pada akhir November, Hamas Israel membebaskan sekitar 240 tahanan Palestina dan membebaskan lebih dari 100 sandera Israel dan asing.

Kepala juru bicara militer Israel, Laksamana Muda Daniel Hagari, mengatakan pada hari Selasa bahwa 31 sandera yang ditahan oleh Hamas di Gaza telah terbunuh. Dalam konferensi pers resmi, dia berkata, “Kami telah memberi tahu 31 keluarga bahwa kerabat mereka yang ditangkap tidak lagi hidup dan kami telah menyatakan mereka telah meninggal.” Israel mengatakan 136 sandera masih berada di Gaza.

iklan

Klub Tahanan Palestina, yang mencatat dan merawat semua tahanan Palestina, merilis pernyataan pada hari Minggu bahwa jumlah warga Palestina yang ditahan sejak 7 Oktober telah mencapai 6.950 orang.

Reuters

Pilihan Editor: Kisah Ararat, Satu-satunya Kota Yahudi yang Didirikan di Amerika



Quoted From Many Source

Baca Juga  Paus Fransiskus menyerukan solusi dua negara untuk Israel-Palestina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *