Di tahun Soal menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034, Arab Saudi ingin merasakan pengalaman yang sama seperti Qatar.

Uncategorized463 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Wakil Menteri Olahraga Arab Saudi Bader Alkadi memuji hasil yang diraih dengan menjamu Qatar. Piala Dunia 2022. Ia mengatakan negaranya ingin memiliki suasana serupa dengan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034.

Arab Saudi ingin menjadi tuan rumah turnamen tersebut setelah badan sepak bola dunia FIFA mengundang negara-negara dari Asia dan Oseania untuk menjadi tuan rumah. FIFA telah menetapkan batas waktu hingga 31 Oktober.

Qatar menjadi negara pertama di Timur Tengah yang menjadi tuan rumah Piala Dunia pada November-Desember 2022. Meski hubungan diplomatik kedua negara tegang dalam beberapa tahun terakhir, Alkadi memuji Qatar.

“Kebanggaan yang Anda rasakan di Inggris saat menjadi tuan rumah Olimpiade, kebanggaan yang sama saat Anda mengalahkan Argentina di Piala Dunia. Dan Qatar, kami bangga dengan apa yang dilakukan negara lain menjadi tuan rumah Piala Dunia yang luar biasa,” kata Alkadi. Deskripsi Konferensi olahraga di London, Inggris, disebutkan Reuters.

Tentu saja kami ingin mengadakan acara ini secara lokal. Kami ingin mempromosikan negara kami untuk menyelenggarakan acara seperti itu di tingkat yang lebih tinggi, tambahnya.

Di Qatar, terdapat undang-undang khusus yang melarang masuknya minuman beralkohol ke dalam stadion. Keputusan ini diambil seminggu sebelum dimulainya kompetisi. Alkadi mengatakan aturan tersebut memungkinkan masyarakat menikmati pengalaman unik.

Hal ini tidak berarti bahwa pemerintah akan atau tidak akan mengizinkan minuman beralkohol disajikan di fan zone dan hotel, seperti yang terjadi di Qatar. Alasannya adalah alkohol dilarang di Arab Saudi. “Kami sangat mengapresiasi mitra kami dan Qatar yang memastikan ini adalah kesempatan yang ingin kami ulangi,” ujarnya.

iklan

Aktivitas sepak bola Arab Saudi menuai kritik. Arab Saudi dituduh menggunakan kekayaannya. Cuci olahraga. Cara ini dinilai menghindari kritik serius terhadap catatan pelanggaran HAM yang dilakukan Arab Saudi.

Baca Juga  Karen Agustia Tolak Subsidi Pembelian LNG: Itu Gaji Saya

Arab Saudi Dia membantah tudingan pelanggaran HAM. Otoritas lokal mengklaim melindungi keamanan nasional dengan aturan.

September lalu, Putra Mahkota Mohammed bin Salman mengatakan dia tidak khawatir dengan tuduhan “pencucian olahraga”. Jika mereka menambah produk domestik bruto (PDB) olahraga, mereka akan terus mendanainya.

Alkadi memiliki pendapat yang sama dengan putra mahkota. Menurutnya, besarnya investasi di bidang olahraga adalah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Saudi. “Ini adalah pertanyaan yang sulitCuci olahraga) sebelum dijawab oleh Yang Mulia. Hal ini tidak sulit lagi. Segala sesuatu yang kami lakukan dalam olahraga, kami lakukan untuk publik. Angka-angka ini menunjukkan pertumbuhan partisipasi massa dibandingkan dengan fokus pada atlet selebriti.

Pilihan Editor: Ketua PSSI Eric Tohir mengatakan Indonesia akan mendukung tawaran Arab Saudi menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *