Demonstrasi berulang kali, 6 mahasiswa lapangan UNIKA Santo Tomas diusir tanpa peringatan

Uncategorized447 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Fungsi Menampilkan Pada Senin, 11 Desember 2023, suasana damai menyelimuti kampus Universitas Katolik Santo Tomas Medan untuk menuntut pencabutan sanksi akademik. Ketua unjuk rasa, Paskawan Gultom mengatakan, tindakan ini dilakukan karena ada 19 mahasiswa yang sedang menempuh studi akademik. Sanksi.

“Enam orang DO dan 13 orang diskors,” kata Gultom. Dari beberapa surat DO yang dikeluarkan Rektorat UNIKA, mahasiswa yang dikeluarkan tersebut tidak mendapat surat peringatan sebelumnya. Oleh karena itu, banyak mahasiswa yang merasa banyak kesalahan administrasi yang terjadi di kampus.

Tak hanya itu, menurut Paskawan, para penerima sanksi akademik juga dituding menimbulkan keributan pada saat PKKMB tahun 2022, HUT ke-39 berdirinya, dan kegiatan wisuda kampus atau yang sering disebut dengan Makrab (Malam Arab).

Melalui Wakil Rektor III, Charles Citindaone mengatakan mahasiswa yang dikeluarkan dari kampus tersebut dinilai melakukan pelanggaran berat. Pelajar tersebut melakukan pelanggaran kemahasiswaan seperti memegang poster dan berorasi. Hal ini dipertimbangkan dengan mediasi dan keinginan.

Ia kembali menegaskan, para mahasiswa tersebut melanggar tata tertib UNIKA dan peraturan akademik. Charles kembali menegaskan, “UU UNIKA merupakan pelanggaran serius terhadap aturan Rektor.” Pelanggaran serius ini tidak lagi ditoleransi di kampus.

iklan

Charles menyampaikan pidato pertama yang disampaikan para mahasiswa pada Dies Natalis ke-39 yang dihadiri pejabat Keuskupan Agung Medan dan Majelis Wali Amanat. Saat ditelepon kepala sekolah, siswa tidak menanggapinya dengan serius dan ditanggapi dengan aksi damai saat PKKMB.

Upaya peringatan yang dilakukan rektorat adalah dengan memanggil mahasiswa dan orang tua. Panggilan tidak terjawab menyebabkan pengusiran siswa. “Kalau tidak berubah, kita bisa segera mengusir mereka,” kata Charles.

Inilah yang diinginkan massa. Menampilkan Permintaan mahasiswa agar pihak kampus membatalkan DO mereka ditanggapi dengan sikap tegas pihak kampus.

Baca Juga  Penjualan Isuzu melonjak di Indonesia, dengan model Elf yang menjadi best seller.

Fabiana SIAGIAN
Pilihan Editor: Demonstrasi mendukung kota Batu di Palestina, mengutuk Israel



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *