Begini proses pencarian dua anak yang dibawa ke Sungai Mampang

Uncategorized128 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – April (14) dan Fais (15) adalah dua anak yang bermain hujan dan mandi. Sungai MampangKelurahan Banka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, ditemukan tewas pagi tadi, Minggu 3 Maret 2024.

Kapolsek Mampang Kompol David Unyor Canitero mengatakan, pada pukul 7 pagi tadi, tim gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Basarnas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi serta Dinas Kebakaran kembali melakukan pengosongan di kawasan sungai. “Cuacanya bagus sehingga kami langsung menyusuri sungai tanpa menggunakan perahu,” kata David melalui telepon, Minggu, 3 Maret 2024.

Penggeledahan pagi ini merupakan kelanjutan dari penggeledahan yang dilakukan sejak kemarin malam. Sedangkan hingga Sabtu malam, David mengatakan pihaknya masih melakukan pencarian, namun sebatas pengawasan visual. “Jadi keseluruhan pemeriksaan memakan waktu 15 jam dari awal,” kata David.

David mengatakan pihaknya menargetkan jarak 1 kilometer dari lokasi kejadian. Di akhir target penyerangan, tepat di dekat Pos Pasar Reacher, tim menemukan April. Bocah itu ditemukan mengambang. David mengatakan kelompok itu segera meninggalkan April karena kematiannya. “Kami bawa ke RSUD Mampang Prapatan,” kata David.

Tak sampai situ saja, tim gabungan terus melakukan pencarian Sungai Mampang. Seorang anggota tim SAR menemukan sesuatu sekitar 40 meter dari tempat April ditemukan. Setelah diselidiki, ternyata benda tersebut adalah gambar Fais. Tim membawa bocah tersebut ke RSUD Mampang Prapatan. “Situasinya sudah mati,” kata David.

iklan

Menurut David, pihak keluarga mengambil jenazah kedua anaknya dari rumah sakit. Keduanya dijadwalkan istirahat malam ini. Fais akan beristirahat di Desa Bangka. Kemudian pada bulan April, keluarga akan diantar ke kampung halamannya di Pulau Jawa, kata David.

Berdasarkan informasi dari seorang anak bernama Gaza, David mengatakan total ada tujuh anak yang ikut bermain dalam kecelakaan tersebut. Mereka adalah Gaza (14), Ramdan (16), Kevin (12), Lutfi (12), Wais (14), Fais (15) dan April (14). Mereka bermain saat hujan pukul 14.00.

Baca Juga  Petugas RT dan RW di Kabupaten Bogor mendapat jaminan BPJS Ketenagakerjaan.

“Gaza tidak berenang di sungai, sedangkan enam anak lainnya berenang di sungai,” kata David dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 2 Maret 2024.

Pilihan Redaksi: Reserse KPK menggeledah rutan, fiksi Baswedan: Tak henti berpikir, KPK suka mengolok-olok dirinya sendiri



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *