Bamsot mendukung kerja sama pengembangan kendaraan listrik

Uncategorized587 Dilihat

informasi nasional – Ketua DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Sosatio mendukung kerja sama PT Powerpark Green Energy Indonesia, Takuni Group Public Company Limited asal Thailand, dan Zhong An-Thai Engineering Company Limited asal China untuk kendaraan di Indonesia. Dalam kerja sama kali ini, akan dibangun pabrik pembuatan kendaraan listrik di kawasan Cirebon, Jawa Barat, di atas lahan seluas 30 hektare.

“Kerja sama ini salah satu hal yang dapat membantu mewujudkan tujuan Presiden Joko Widodo, yaitu Indonesia dapat memproduksi 2,45 juta sepeda motor listrik pada tahun 2030. Selain itu juga untuk mendukung langkah Presiden Joko Widodo dalam menyasar pasar sepeda motor listrik. jumlah sepeda motor listrik di Indonesia pada tahun 2030 “2 juta unit pada tahun 2025, dan akan mencapai 13 juta unit pada tahun 2030,” kata Bamsot usai menyaksikan penandatanganan perjanjian MOU antara PT Powerspark Green Energy dengan Takuni Group Public Company Limited dan Zhong An.-Thailand Engineering Company Limited di Bangkok, Senin 27 November 2023.

Presiden Direktur PT PowerSpark Green Energy Richard Christopheros, Direktur Takuni Group Public Company Limited Chachai Pyuhanaviechi, Direktur Zong An-Tai Engineering Company Limited Zhuang Da Shu, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Robert Cardinal dan DPD RI Yorrys Raweyai.

Ketua DPR RI ke-20 sekaligus Ketua III Komisi Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Keamanan DPR RI ini menjelaskan, investasi pengembangan kendaraan listrik di Indonesia sangat tepat. Selain itu, kandungan nikel Indonesia yang besar mendukung sepenuhnya pengembangan industri kendaraan listrik. Khususnya pada produksi baterai kendaraan listrik.

Survei Geologi AS memperkirakan cadangan nikel Indonesia mencapai 21 juta metrik ton. Lebih dari 40 persen nikel dunia terdapat di Indonesia, tersebar di Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Maluku Utara. Sementara itu, mengutip catatan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), produksi nikel global diperkirakan meningkat hingga 3,3 juta metrik ton pada tahun 2022, atau 21 persen dari produksi pada tahun 2021. Dari angka tersebut, 48 persen atau sekitar 1,6 juta metrik ton , merupakan produksi Indonesia.

Baca Juga  Tempo dan Amnesty International Selidiki: Produk Spyware Israel Dijual ke Indonesia

iklan

“Permintaan nikel dari industri kendaraan listrik diperkirakan tumbuh pada CAGR sebesar 28,0 persen menjadi 1,3 juta ton pada tahun 2020-2030. Indonesia direncanakan menjadi hub manufaktur kendaraan listrik dan fokus pada hilir, dengan target 300.000 mobil listrik dan 2,5 juta sepeda motor listrik pada tahun 2030,” kata Bamsot.

Ketua Dewan Penasehat Depinas SOKSI sekaligus Kepala Badan Politik, Hukum, dan Keamanan RI KADIN menambahkan, berdasarkan hasil riset Goldman Sachs, diperkirakan penjualan kendaraan listrik akan melonjak hingga 73 juta unit pada tahun ini. 2040. Di tahun menjadi 2 juta unit pada tahun 2020. Penjualan mobil listrik juga diperkirakan meningkat dari 2 persen menjadi 61 persen penjualan mobil global pada periode tersebut.

“Saat ini salah satu tantangan bagi Indonesia untuk menjadi salah satu pemain terdepan dalam produksi kendaraan listrik adalah produksi baterai listrik. Mengingat baterai merupakan komponen kunci kendaraan listrik, maka kontribusinya sebesar 25-40 persen terhadap biaya produksi kendaraan listrik. kendaraan listrik,” kata Bamsot.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *