Apakah alasan Jokowi soal harga beras mahal?

Uncategorized71 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Terjadi peningkatan dalam empat bulan terakhir Harga beras Nominalnya mencapai Rp14.000 per kilogram untuk beras medium dan Rp18.000 per kilogram untuk beras premium. Tidak biasa dan tertinggi dalam sejarah 25 tahun terakhir.

Menyikapi kenaikan harga beras dan kelangkaan beras sejak Januari lalu, Presiden Jokowi mengatakan penyebab kenaikan harga beras dan kelangkaan bahan pangan tersebut dilihat dari kondisi iklim hingga kendala distribusi.

– Peningkatan dan kekurangan beras akibat perubahan iklim

Kenaikan harga beras disebut-sebut disebabkan oleh perubahan iklim dan banyak daerah di Indonesia yang mengalami kekurangan hasil panen.

Presiden Joko Widodo dalam sambutannya menyampaikan penyerahan Bantuan Beras kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Tangsel Banten, hal ini terjadi hampir di seluruh negara di dunia.

Menyikapi perubahan iklim yang menjadi penyebab kenaikan dan kelangkaan harga beras, Ketua Umum Ikatan Industri Beras Rakyat (IKIBAR), Saiful Bahari, mengatakan: “Saya tegaskan kembali bahwa El Niño bukanlah penyebabnya. Hal ini selalu menyebabkan penurunan produksi beras sehingga stok beras nasional mengalami defisit,” kata Syaiful dalam keterangannya kepada Tempo, Rabu, 3 Januari 2023.

Presiden Joko Widodo menyerahkan tepung beras cadangan pangan pemerintah kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Gudang Bulog, Sibitung, Jawa Barat, Jumat, 16 Februari 2024. Bantuan pangan dari pemerintah. Tempo/Subekti.

Pemerintahan Jokowi yang gagal mencapai kebebasan di bidang pangan menilai visi dan desainnya dalam meningkatkan produksi beras nasional untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri memiliki kelemahan.

“Masalah serius ini sudah berkurang menjadi 10 triliun dalam 5 tahun terakhir sejak tahun 2019, ketika anggaran sektor pertanian khususnya pupuk bersubsidi diturunkan menjadi 10 triliun. Belum lagi harga benih yang berkualitas rendah dan mahal. . “Semua ini pasti berdampak pada penurunan produktivitas pertanian padi,” jelasnya. .

Baca Juga  Secara resmi, Timnas U-17 Indonesia akan bermain di babak penyisihan grup Piala Dunia U-17 2023 di GBT Surabaya.

– Kenaikan harga terjadi di semua negara

iklan

Selain itu, ia menyatakan kenaikan harga beras terjadi di semua negara.Saat ini harga beras yang mengalami kenaikan tidak hanya di Indonesia, tapi di semua negara. Kenapa meningkat karena seperti perubahan iklim, perubahan cuaca akan menyebabkan lebih banyak gagal panen, kata Presiden Jokowi pada 19 Februari 2024, dilansir Antara.

Namun, faktanya dilaporkan dari Quran Tempo, 13 Maret 2024 Pernyataan Presiden tidak sepenuhnya dapat dipercaya. Negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, Singapura, dan Vietnam tidak menghadapi permasalahan yang sama seperti Indonesia, sehingga pada tahun 2024 harga eceran beras di Malaysia dan Singapura tercatat 6-12 ribu per kg.

Klaim hanyalah masalah distribusi.

Sebelumnya Jokowi mengatakan, hal ini hanya masalah perpecahan dan banjir, serta stok beras di Bulog masih sangat banyak, hal itu disampaikannya pada 14 Februari 2024. Namun meski demikian, harga dan stok beras belum stabil sampai kita masuk. Bulan Ramadhan. Di sisi lain, data stok beras di gudang Blog ternyata kurang mencukupi di akhir tahun.

Bansos membantu warga mengatasi kenaikan harga

Presiden Joko Widodo mengatakan, pemerintah memberikan bantuan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk membantu warga mengatasi kenaikan harga komoditas. Mahalnya harga beras bisa jadi karena pemerintah lalai dalam menyalurkan bantuan sosial (bansos) asal-asalan, tidak sesuai jadwal dan peruntukan bahkan mengabaikan prosedur.

Jika melihat prosedur terkait, seharusnya bantuan disalurkan secara rutin setiap 3 bulan sekali.

“Untuk ketahanan pangan, apalagi kalau dibicarakan perlu banyak evaluasi Properti makanan. Namun jika dicermati, krisis ini sudah berlangsung sejak tahun lalu dan pemerintah telah mengambil langkah untuk mengatasinya. Namun sayang, pemerintah lalai dalam menyalurkan bantuan sosial. Akibatnya stok di gudang blog habis sebelum waktunya. “Pemerintah ini melanggar manajemen sederhana antara supply dan demand,” kata anggota Komite I DPD itu dalam siaran tertulis yang dimuat di website. dpd.go.id.

NI KADEK TRISNA CINTYA DEWI | Johannes Maharso Joharsoyo | ANTARANEWS | DPD.GO.ID
Pilihan Editor: Yang paling menonjol, pada Juni tahun ini, alasan Jokowi mengakhiri bansos beras, kata Gibran, karena harga pangan stabil.

Baca Juga  Promosi KA PT KAI di KAI Expo 2023, berikut daftar 55 rute perjalanannya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *