Alasan mengapa sulit untuk mengatasi kehilangan orang yang dicintai

Uncategorized59 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaKesedihan Setelah kehilangan orang yang dicintai, termasuk kematian, adalah hal yang wajar dan prosesnya tidak sama untuk semua orang. Namun, secara umum masa duka tersulit adalah enam bulan setelah kehilangan dan bisa berlangsung hingga dua tahun, menurut psikoterapis Andrea Dorn, namun durasinya tidak selalu sama untuk setiap orang.

Tak jarang, bagi sebagian orang kesedihan bisa berlangsung bertahun-tahun bahkan puluhan tahun. Namun beberapa memang mengalami gejala kesedihan yang memudar seiring berjalannya waktu, jelas Dorn. Ketika seseorang meninggal: Bagaimana pikiran anak-anak mengatasi kesedihan dan kehilangan.

Namun, tidak jarang rasa duka tersebut tidak mereda pada masa duka yang paling parah. Anda merasa terjebak di dalamnya dan tidak mampu bergerak maju. Hal ini disebut kesedihan yang tak terhingga dan secara resmi akan dianggap sebagai masalah kesehatan mental pada tahun 2021.

sedih Ini adalah bentuk kesedihan yang tak henti-hentinya yang diketahui dan dialami seseorang, tekanan emosional, rasa sakit, dan kehilangan, jauh setelah masa berduka yang biasa berlalu, kata Dorn.

“Hal ini bisa terjadi ketika masyarakat terus berproses secara penuh dan diliputi kesedihan,” ujarnya HuffPosting.

Berikut adalah penyebab kesedihan yang tak ada habisnya, menurut terapis, untuk mengidentifikasinya dan mendapatkan bantuan serta dukungan untuk melanjutkan hidup.

iklan

1. Anda merasakan emosi yang kuat dan konstan terkait dengan kematian
Mereka sering kali dibebani dengan emosi seperti kesedihan, kemarahan, dan keputusasaan yang terkait lenyap Hal ini membuat sulit untuk bekerja seperti biasanya.

2. Hindari hal-hal yang mengingatkan Anda pada orang mati
Mereka menghindari tempat, hobi, atau orang-orang yang mengingatkan mereka pada orang-orang tercinta yang sudah tiada karena mereka merasa hal itu sangat menyakitkan. “Misalnya tidak ingin pergi ke pemakaman, melihat foto orang yang tidak ada di sana, atau melakukan sesuatu bersama-sama,” kata Dorn.

Baca Juga  Republik telah memberhentikan 60 staf, setengah dari mereka adalah jurnalis.

3. Sulit menerima kenyataan bahwa orang ini sudah tiada.
Penyangkalan dan ketidakpercayaan bahwa orang yang dicintai telah meninggal dan terus berpikir bahwa dia masih ada. Hal ini mencegah emosi yang terkait dengan kehilangan diproses, kata Dorn.

Pilihan Editor: Para ahli berbagi saran untuk mengatasi patah hati setelah putus cinta, jangan terburu-buru mencari yang baru.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *