Ahok dari PDP Sumut menyatakan siap mencalonkan diri sebagai gubernur di Pilkada Sumut

Uncategorized17 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDIP Sumut Rapidin Simbolon bahas kemungkinan aliasing mantan Gubernur Diki Jakarta Basuki Tajaja Purnama Ah, oke Untuk menjalani pemilihan gubernur (Pilgub) di daerahnya. Menurut Rapidin, mantan Gubernur Diki Jakarta itu sudah berbicara dengan Ahok soal kemungkinan mencalonkan diri. Pemilihan wilayah Sumatera Utara.

Rapidin mengaku sudah dua kali berbicara dengan Ahok soal pilkada di Sumut. Saya sudah dua kali bicara dengan Pak Ahok, kata Rapidin dalam Rakernas atau Rakernas PDI Perjuangan V di Ankol, Jakarta Utara, Sabtu, 25 Mei 2024.

Rapidin menanyakan kesiapan Ahok mencalonkan diri sebagai calon gubernur Sumut sebagai calon kader PDIP jika diberi tanggung jawab oleh partai. Ahok, Rapidan, mengaku siap ditugaskan di mana pun. “Kalau partai memerintahkan, saya siap ke Papua, apalagi Sumut,” kata Rapidin menirukan jawaban Ahok.

Menurut Rapidin, jawaban tersebut menunjukkan sikap Ahok sebagai kader sejati. Ia mengatakan, jika seorang kader diperintahkan oleh partai, maka ia harus selalu siap untuk maju.

Meski begitu, Rapidin mengatakan Ahok bukan satu-satunya nama yang dipertimbangkan PDIP untuk mencalonkan diri di Sumut. PDIP Sumut mengatakan DPD juga membuka peluang bagi kader lain di luar negeri.

iklan

Rapidin mengatakan nama-nama tersebut akan berkurang seiring berjalannya waktu. Meski demikian, dia mengatakan masih banyak waktu untuk memutuskan calon hingga Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendaftarkan peserta Pilkada 2024 pada Agustus mendatang.

DPD Rapidin dari PDP Sumut menerima nama lain di luar partai untuk mencalonkan diri sebagai partai berkuasa. Mereka termasuk kandidat saat ini Eddie Rahmayadi dan teman mantan wakil gubernur Eddie, Musa Rajekshah, atau Ejek, dari Partai Golkar.

Baca Juga  Tawuran antara dua komplotan pemuda yang bersumpah akan berkelahi di Sarung Bakassi mengakibatkan salah satu komplotan pemuda terkena T-lock dan tewas.

Selain itu, Rapidin mengungkapkan PDIP Sumut masih membuka pintu untuk beraliansi dengan partai lain. “Kita semua menyambut baik. Mereka mau PKS, mereka mau Gerindra, mereka mau Golkar, mereka mau PKB, kita sambut baik semua pihak. Tidak mungkin Sumut dibangun oleh satu partai,” ujarnya.

Pilihan Redaksi: Prananda Prabowo dari PDIP jelaskan alasan dirinya mangkir di pembukaan Rakernas.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *