5 negara dengan deforestasi terburuk pada tahun 2024

Uncategorized625 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – World Population Review, sebuah lembaga yang menyediakan data populasi dan demografi dunia terkini, merilis data terkini setiap tahun. Data ini termasuk daftar internasional Penggundulan hutan Harga menurut negara. Menyebutkan worldpopulationreview.comBerikut lima negara dengan tingkat deforestasi terburuk.

1. Brasil

Di tahun Dari tahun 2002 hingga 2022, Brasil akan kehilangan 29,5 juta hektar hutan primer, yang merupakan kawasan penting bagi keanekaragaman hayati, penyimpanan karbon, dan regulasi iklim. Menyebutkan penelitian.wri.orgDeforestasi telah menyebabkan Brasil kehilangan 15 persen hutan primernya. Di tahun Pada tahun 2024, Brazil akan kehilangan -356.787 mil persegi kawasan hutan (15,67 persen).

2.Indonesia

Menyebutkan globalforestwatch.org, Pada tahun 2001, luas hutan primer Indonesia mencapai 93,8 juta ha. Di tahun 230kha hutan primer hilang pada tahun 2022. World Population Review mengungkapkan perubahan luas hutan di Indonesia akibat deforestasi pada tahun 2024 mencapai -101.977 Mha (22,28 persen).

3. Republik Demokratik Kongo

Hutan di Kongo merupakan rumah bagi satwa liar seperti gorila dan gajah. Sayangnya, pada tahun 2024, Indonesia berada di peringkat ketiga dengan kerugian deforestasi lebih dari -94.495 Mha (16,25 persen).

4. Angola

Tautan.spinger.com Deforestasi di Angola terutama disebabkan oleh pembukaan lahan oleh masyarakat Angola untuk mencari perumahan. Angola kehilangan -48.865 Mha (15,97 persen) kawasan hutan.

5.Tasmania

Setelah kebakaran hutan di Tasmania, negara ini kehilangan sebagian besar kawasan hutannya. Di tahun Perubahan luas hutan di Tasmania pada tahun 2024 sebesar -44.962 Mha (20,29 persen).

Melinda Kusuma Ningrum.

Pilihan Editor: Indonesia mencari dukungan dari Belanda mengenai kebijakan anti-deforestasi UE.

klik disini Dapatkan berita terkini dari Tempo di Google News



Quoted From Many Source

Baca Juga  Profil Pemeran Utama Bandits Song, K-drama populer saat ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *