5 ciri khas Islandia, tidak ada nyamuk dan demokrasi tertua

Uncategorized616 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaIslandia Tidak diragukan lagi, negara ini adalah salah satu negara paling menarik di dunia. Alam, budaya dan sejarahnya menjadikan pulau kecil ini unik. Salah satu keunikan negara ini adalah Islandia menjadi satu-satunya wilayah yang tidak ada nyamuknya.

Islandia terletak di Samudra Atlantik Utara dan merupakan negara Eropa Barat. Ibu kotanya, Reykjavík, juga dianggap sebagai “kota mayoritas”, yang berarti ibu kota negara paling utara. Sesuai dengan namanya “Islandia” atau Pulau Es, sebelas persen wilayah Islandia ditutupi oleh gletser, menurut National Geographic.

Berikut ini adalah daftar keistimewaan Islandia.

1. Ada bulan yang tidak terbenam matahari.

Di musim panas, malam di Islandia selalu cerah. Faktanya, matahari tidak terbenam di bulan Juni. Untuk melihat matahari tengah malam, wisatawan bisa mengunjungi pulau Akureyri dan Grimsey di Lingkaran Arktik.

2. Negara yang bebas nyamuk

Islandia dikatakan sebagai satu-satunya negara. Bebas dari nyamuk. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh kondisi cuaca yang tidak mendukung nyamuk. Padahal nyamuk bisa hidup di Kutub Utara pada suhu rendah seperti musim dingin. Serangga kicau ini tidak bisa beradaptasi dengan iklim Islandia.

Pasalnya, ada tiga titik pendinginan utama sepanjang tahun. Oleh karena itu, nyamuk tidak mungkin berkembang biak di danau mana pun di tanah air. Sebelum serangga cukup dewasa untuk berkembang biak, suhu yang lebih dingin akan kembali membeku, sehingga membekukan air yang dibutuhkan nyamuk untuk berkembang biak.

3. Salah satu dari sedikit tempat untuk menyaksikan Aurora Borealis

Islandia adalah salah satu dari sedikit wilayah yang menawarkan pemandangan Cahaya Utara, atau Aurora Borealis. Ini adalah aliran cahaya, umumnya berwarna hijau, di langit malam yang disebabkan oleh cahaya dari retakan es. Biasanya waktu terbaik untuk melihat aurora adalah pada bulan September dan April. Reykjavík, dataran tinggi di Kerlingarf dan Taman Nasional Thingvellir adalah tempat terbaik untuk melihat keindahan langka ini.

Baca Juga  Sri Lanka menyumbangkan $15 miliar ke Gaza meskipun terjadi krisis ekonomi.

iklan

4. Memiliki gletser terbesar di Eropa.

Islandia memiliki gletser terbesar di Eropa. Itu disebut Gletser Vatnajakul. Luas wilayahnya sekitar 8.100 hingga 8.300 kilometer persegi. Sedangkan ketebalannya mencapai 1000 meter di titik tertinggi. Sedangkan total volume es Vatnajökull mungkin sekitar 3.300 kilometer kubik.

Nama gletser Vatnajökull diambil dari nama danau subglasial di tengah gunung berapi paling aktif. Lapisan salju menutupi dataran tinggi yang tidak dapat ditembus, umumnya mencapai ketinggian 600-800 meter. Lanskap bawah tanah ini terbagi oleh banyak lembah bawah tanah yang lebar dan sempit serta lembah yang dramatis.

5. Negara demokrasi tertua

Ketika kita berbicara tentang pendahulu demokrasi, Yunani dan Roma pasti disebutkan. Tidak semua orang mengetahui bahwa Islandia merupakan cikal bakal sistem pemerintahan di tangan rakyat. Bukti klaim ini diterima UNESCO Dan terletak di Taman Nasional Þingvellir (Thingvellir). Ada lanskap yang telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO oleh Parlemen.

Þingvellir adalah tempat para kepala suku Islandia bertemu pada tahun 930 M dan mendirikan parlemen pertama, Alþingi atau ‘Althing’ untuk penutur bahasa Inggris. Para kepala suku ini dan penerusnya bertemu di Þingvellir setiap tahun hingga tahun 1798 untuk membahas masalah dan membuat undang-undang. Semuanya berfungsi sampai hari ini.

HENDRIK KHOIRUL MUHID | GEZITA INOVA RUSYDA | Naomi A. Nugrahni

Pilihan Editor: Blue Lagoon di Islandia ditutup sementara setelah dilanda gempa berkekuatan 46 skala Richter



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *