4 Dugaan Alasan Monyet Saat Ini Berkeliaran di Kota Bang

Uncategorized287 Dilihat

TEMPO.CO, Bandung – Sebuah paket Monyet Ekor panjangnya melayang di atas atap rumah warga di Kota Bandung dalam beberapa hari terakhir. Menurut ketua Museum Zoologi, Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati di Institut Teknologi Bang (SITH). ITBGanjar Kahyadi, ada tiga kemungkinan penyebab perilaku kera tersebut.

“Awalnya sekelompok kera merasakan bahaya dari alam dan menjauh dari habitatnya,” kata Ganjar dalam keterangan tertulisnya, Kamis malam, 29 Februari 2024.

Menurut dia, jarak waktu antara kecelakaan dan pergerakan hewan biasanya relatif cepat. Pasalnya, primata ini memiliki naluri yang lebih kuat. “Biasanya tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk keluar rumah,” ujarnya.

Namun, jika tidak ada kejadian bencana, penyebabnya mungkin hal lain. Dugaan kedua, kelompok kera tersebut mencari makan di tempat lain karena makanan yang mereka peroleh sebelumnya semakin sedikit.

Kemungkinan alasan ketiga adalah persaingan dengan kelompok monyet lainnya. “Hewan ini membentuk kelompok, biasanya yang jantan memimpin kelompok,” kata Ganjar.

Jika penyebabnya adalah persaingan antar tim, lanjutnya, tim yang kalah akan menghilangkan posisi sebelumnya. Jika demikian, Ganjar menambahkan, “kemungkinan kelompok kera ini menganggap kawasan perkotaan kosong atau tidak dikuasai oleh kelompok kera lain.”

iklan

Ganjar menjelaskan, hal ini mungkin terjadi karena primata memiliki tingkat adaptasi yang lebih tinggi dibandingkan primata lainnya. Oleh karena itu pergerakan hewan jenis ini cenderung bebas. Meski tidak ada tumbuhan, namun mereka bisa bergerak bebas di perkotaan, sehingga bisa menjangkau atap rumah, kabel, dll.

Berita tentang sekelompok monyet yang berkeliaran telah beredar di media sosial selama dua hari terakhir. Jumlahnya setidaknya ada empat orang yang berpindah dari beberapa lokasi. Misalnya saja di kawasan pemukiman Haurpankuh, Sekeloa, Jalan Gagak, Jalan Pahlawan dan Sukalyu.

Baca Juga  Alasan Ahok dan Saeed Aqeel tak mundur dari komisaris BUMN meski mendukung calon presiden.

Sementara itu, Juru Bicara Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat Eri Mildranaya mengatakan, rombongan kera telah mengecek lokasi kera di lapangan hari ini. Eri tidak bisa memastikan alasannya, namun ia juga mengungkapkan kecurigaan lain bahwa monyet tersebut adalah hewan peliharaan yang lepas.

Pilihan Editor: Angkatan Udara AS menguji 3 pesawat listrik untuk mencari calon jip terbang



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *