3 penyebab gempa Sumedang berdampak pada ratusan warga

Uncategorized514 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaGempa bumi Pada Minggu, 31 Desember 2023, serangkaian bencana angin puting beliung di Kota Sumedang merusak ratusan rumah. Menurut Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG Dariono, setidaknya ada tiga hal yang bisa menyebabkan kerusakan pada rumah warga.

Kedalaman sumber atau hiposenter gempa sangat dangkal, hanya 5 kilometer, ujarnya, Senin, 1 Januari 2024. Akselerasi seismik di permukaan gempa yang lebih dangkal masih sangat kuat. Akibatnya menimbulkan guncangan yang sangat kuat.

Penyebab kedua adalah kondisi tanah lunak di Sumedang yang dapat beresonansi sehingga mengakibatkan peningkatan atau intensifikasi gempa. Sedangkan alasan ketiga terkait bangunan tempat tinggal yang dinilai berkualitas rendah. “Bukan rumah yang dibawah standar aman gempa atau tahan gempa,” kata Dariono.

Gempa Sumedang Yang pertama terjadi pukul 14.35 dengan magnitudo 4,1 dari kedalaman 7 km. Menyusul gempa kedua pukul 15.38 di kedalaman 6 km, 3,4. Kemudian pada pukul 20.34 gempa ketiga dari kedalaman 5 kilometer berkekuatan 4,8. Episentrum gempa dahsyat berada 2 kilometer timur laut Kota Sumedang.

Dua kali gempa susulan berkekuatan magnitudo 2,9 pukul 23.23, kemudian 2,4 pukul 03.47, Senin 1 Desember 2024. Episenter kedua gempa yang tidak dirasakan warga tersebut berada sekitar 4 kilometer timur laut pusat kota. Akibat gempa Sumadang tercatat 138 rumah rusak ringan, 110 rumah rusak berat, dan 456 orang mengungsi.

iklan

Sementara itu, data Pusat Vulkanologi, Seismik, dan Bahaya Geologi atau PVMBG, badan geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, menunjukkan wilayah Sumedang rawan gempa. Umumnya tanah merupakan gabungan batuan vulkanik dan sedimen danau yang bersifat lunak, gembur, belum padat dan tahan terhadap gempa.

Sejauh ini sesar aktif penyebab gempa Sumedang belum diketahui secara pasti. PVMBG menyimpulkan pergerakan Sesar Cileunyi-Tanjungsari, sedangkan BMKG tidak sependapat. Lokasi ketiga episenter gempa Sumedang berada di luar garis patahan Sileun-Tanjungsari, kata Daryono.

Baca Juga  Mario Aji Kurang Ideal di FP Moto3 Mandalica, Gripnya Bermasalah.

Sehubungan dengan gempa yang melanda Cianjur seperti Sesar Cugenang, BMKG akan menurunkan tim untuk menyelidiki penyebab gempa Sumedang.

Selalu update informasi terkini. Simak berita terkini dan berita pilihan dari Tempo.co di channel Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Pertama, Anda perlu menginstal aplikasi Telegram.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *