3 Besar Dunia: Hamas Mengubah Gaza Menjadi Kuburan Israel, Tiga Sandera Tewas

Uncategorized493 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – 3 berita teratas dunia kemarin tentang perang Israel dengan Hamas dimulai. Menurut laporan dari Reuters, Hamas disebut-sebut melakukan serangan besar-besaran terhadap tentara Israel. Banyak tentara Israel tewas di Gaza.

Kabar kedua adalah dua perusahaan pelayaran terbesar dunia telah berhenti melewati Laut Merah, yang penting bagi perdagangan internasional. Akhirnya jenazah 3 dari 3 orang Israel teratas dunia yang disandera Hamas ditemukan tewas. Berikut detailnya:

1. Hamas menjadikan jalanan Gaza sebagai kuburan massal bagi tentara Israel

Jumlah tentara Israel di dalam Gaza Di tahun Jumlah tersebut lebih dari dua kali lipat jumlah serangan darat pada tahun 2014. Pakar militer Israel, komandan dan sumber Israel Hamas Ini menggambarkan bagaimana kelompok Palestina Hamas menggunakan persenjataannya yang luas, pengetahuannya tentang medan dan jaringan terowongannya yang luas untuk mengubah jalan-jalan di Gaza menjadi blokade mematikan bagi tentara Israel.

Hamas memiliki senjata mulai dari drone yang dipersenjatai dengan granat hingga senjata anti-tank multi-muatan yang kuat. Sekitar 110 tentara Israel telah terbunuh oleh tank dan infanteri di kota-kota dan kamp-kamp pengungsi sejak kampanye darat Israel dimulai pada akhir Oktober, menurut angka resmi Israel. Sekitar seperempatnya adalah awak tank.

Ini adalah tahunnya Dibandingkan dengan konflik tahun 2014 di mana Israel melancarkan serangan darat selama tiga minggu yang menghasilkan 66 serangan, tujuannya bukanlah untuk menghancurkan Hamas. “Tidak ada yang bisa membandingkan skala perang ini dengan tahun 2014, ketika sebagian besar pasukan kami bergerak lebih dari satu kilometer di dalam Gaza,” kata pensiunan mayor jenderal Israel dan mantan penasihat keamanan nasional Yaakov Amidror. Urusan Yahudi Israel. Keamanan Nasional AS (JINSA).

Militer menyatakan belum menemukan solusi pencarian terowongan Hamas. Internet telah berkembang pesat selama dekade terakhir.

Baca Juga  Shena Malsiana X Factor Meninggal, Rossa: Aku akan mencintaimu sampai aku mati nanti

Serangan Israel terjadi setelah militan Hamas membunuh 1.200 orang dan menyandera lebih dari 200 orang pada 7 Oktober. Beberapa kini telah dibebaskan dari penjara.

Baca berita selengkapnya disini.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *