3 berita tekno terpopuler hari ini: Kemungkinan Hujan Lebat di Pantara Saat Imlek, Visi Misi Capres Tidak Lindungi Masyarakat Adat, Prakiraan Cuaca Jalur Darat di Jawa Barat;

Uncategorized194 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – 3 tekno teratas Berita hari ini Peringatan dini Badan Meteorologi, Iklim, dan Geofisika (BMKG) untuk Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah dan Jawa Timur mulai tengah malam hingga Sabtu pagi, 9-10 Februari 2024. Hari ini diperkirakan akan turun hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai angin kencang menjelang liburan Tahun Baru Imlek. Banyak wilayah di Jawa Tengah yang berpeluang diguyur hujan mulai pagi ini, dan kemungkinan akan meluas.

Berita terpopuler berikutnya adalah penilaian Persatuan Masyarakat Adat (Amman) mengenai minimnya pembahasan masyarakat adat dalam rangkaian agenda debat calon presiden dan wakil presiden. Padahal, pemilu 2024 merupakan instrumen demokrasi yang akan menentukan nasib rakyat. Dalam dokumen visi dan misi, menurut AMAN, pasangan Anies Basedan dan Muhaimin Iskandar serta pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfoud MD berkomitmen terhadap masyarakat adat. Komitmen tersebut tidak ada dalam visi dan misi kedua Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Berita terpopuler ketiga kembali datang dari ranah prakiraan BMKG. Cuaca pada jalur angkutan darat wilayah Jawa Barat diperkirakan cerah berawan pada pagi hari, mulai pukul 10.00-13.00 WIB. Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG), beberapa jalur transportasi darat berpotensi mengalami badai petir pada siang nanti. Usai hujan seharian, cuaca berangsur cerah dan berawan di sebagian besar jalur darat di Jawa Barat dini hari pada Minggu 11 Februari 2024.

1. Kemungkinan hujan sedang hingga lebat di Panthura pada pagi hari saat memasuki Tahun Baru Imlek.

Sejak libur Tahun Baru Imlek, banyak wilayah di Jawa Tengah dan Pantai Utara Jawa Timur (Pantura) yang mendapat peringatan dini akan terjadinya hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang. Dari catatan BMKG, cuaca ini diperkirakan berlangsung pada Jumat tengah malam hingga Sabtu pagi, 9-10 Februari 2024.

Untuk wilayah Jawa Tengah, hujan turun di beberapa wilayah sejak tengah malam, mulai dari Pekalongan, Pemalang, Brebs, serta Kota dan Kabupaten Tegal. Cakupannya berpotensi meluas hingga Purbalingga, Banjarnegara, dan Batang. Situasi ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga pukul 02.00 WIB, demikian bunyi peringatan dini pada Jumat malam, 9 Februari 2024, dikutip dari akun X Informasi BMKG.

Di Jawa Timur, peringatan dini ini juga berlaku di banyak daerah mulai dari Tuban, Lamongan, Gresik, dan Surabaya. Lainnya antara lain Kedi, Jember, Sidorjo, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Ngawi, Bojonegoro, Bangkalan dan Sumenep. Perlu diketahui, wilayah Pantura khususnya Jawa Tengah sedang dilanda banjir akibat curah hujan yang meningkat.

Baca Juga  Firli Bahuri tak menanggapi panggilan Polda Metro Jaya hari ini, dan lebih memilih menghadiri acara di Aceh.

Pusat Penelitian Iklim dan Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional Erma Ulihastin, ahli meteorologi, sebelumnya mengatakan banyak wilayah di Pulau Jawa yang berpotensi diguyur hujan lokal pada pagi hari. Penyebabnya adalah sisa-sisa tanah pada malam hari yang belum membusuk. Untuk Jawa Tengah dan juga Jawa Barat, kata dia, hujan pagi cenderung terjadi di wilayah utara. Sementara itu, hujan kemungkinan akan mengguyur wilayah timur hingga Jawa Timur pada pagi ini. Khusus di Jabodetabek, hujan pagi hari terkonsentrasi di wilayah Bogor-Depok, meski bisa juga merembet ke Jakarta.

2. Visi dan misi calon presiden dinilai tidak menunjukkan komitmennya dalam melindungi masyarakat adat.

Direktur Kebijakan, Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia Persatuan Masyarakat Adat atau AMAN, Mohamed Arman mengatakan, kegembiraan kampanye capres dan cawapres tidak dirasakan masyarakat adat, meski ada tawaran dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). sesi debat dengan tema khusus untuk masyarakat adat.

Arman kepada Tempo, Kamis, 8 Februari 2024, mengatakan, “Politik menjelang pemilu berkisar pada pembahasan isu-isu politik yang jauh dari kepentingan masyarakat adat.

Menurutnya, agenda adat kurang dibicarakan secara serius. Agenda penting ini sudah menjadi hal yang lumrah dalam politik elektoral. “Masyarakat adat hanya menjadi penonton di kalangan elite yang hanya sibuk dengan rumusan politik namun mengabaikan agenda masyarakat,” ujarnya.

iklan

Dari penilaian Arman, hampir seluruh calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 mengedepankan agenda penegakan hukum dan perbaikan arah pembangunan. Namun tidak semua calon pasangan suami istri memiliki komitmen yang kuat dalam memahami, menghormati dan menjunjung tinggi visi dan misi masyarakat adat.

Mengutip dokumen visi dan misi ketiga pasangan tersebut, pasangan Anis Basedan dan Muhaimin Iskandar serta pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD berkomitmen terhadap visi dan misi mereka untuk masyarakat adat Tadaar. Dalam visi dan misi Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, tidak ada satu pun komitmen terkait masyarakat adat.

Baca Juga  Terkait zonasi PPDB, Irjen Kemendikbud menyoroti kecepatan integrasi sosial.

Menurut Amman, permasalahan mendasar masyarakat adat belum teratasi. Visi dan tujuan pasangan Anis Basedan dan Muhaimin Iskandar masih bertumpu pada komitmen masyarakat adat terhadap pembangunan dan proses perekonomian, mulai dari penguatan perlindungan masyarakat adat hingga kebutuhan dasar, penyederhanaan legal-formal. Proses pendaftaran tanah adat, integrasi peta wilayah adat dengan rencana pengelolaan, hingga pelibatan masyarakat adat dalam pembangunan.

Sementara itu, pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD menunjukkan rendahnya komitmen terhadap masyarakat adat yang hanya terkait dengan pengakuan hutan, lahan, dan sumber daya lainnya untuk kesejahteraan masyarakat adat.

3. Ini adalah prakiraan cuaca Tahun Baru Imlek BMKG di darat Jawa Barat.

Pada Hari Raya Imlek Sabtu 10 Februari 2024, cuaca di wilayah Jawa Barat diperkirakan cerah berawan pada pukul 10.00-13.00 WIB. Berdasarkan data BMKG Stasiun Meteorologi Jawa Barat, ada beberapa tempat yang berpotensi terjadi badai petir pada sore hari.

Sekitar pukul 13.00-16.00 WIB, kondisi cuaca di sejumlah ruas jalan diperkirakan masih cerah dan berawan, seperti ruas jalan utara Bekasi hingga Tulukjambe, serta Depok dan Tarogong. Jalur tengah seperti Bogor-Bandung diprakirakan hujan ringan hingga sedang. Prakiraan serupa juga berpeluang terjadi di Sukabumi dan jalur selatan Pangandaran, serta wilayah Pringan timur dari Garut hingga Banjar.

Hujan ringan juga diperkirakan terjadi di ruas jalan utama Majalengka dan Indramayu. Namun pengguna jalan Tol Cikopo-Palimanan alias Cipali di Km 102 dan 106 harus mewaspadai kemungkinan terjadinya badai petir. Begitu pula yang melewati jalur alternatif di kawasan Wanayasa di Purwakarta, Simalaka di Sumedang, Losarang, Gegesik dan Cirebon.

Pada sore hari, pukul 16.00-19.00, seluruh ruas jalan utama dan alternatif angkutan darat di wilayah Jawa Barat diprakirakan hujan ringan hingga sedang dan tidak berpotensi terjadi badai petir. Baik di jalan utara, tengah, dan selatan. Hanya Sukkabumi yang diprediksi BMKG cerah berawan.

Cuaca di berbagai jalur darat di Jawa Barat masih berubah-ubah pada pukul 19.00-22.00 WIB. Selepas tengah malam hingga Minggu 10 Februari 2024 pukul 04.00 WIB, cuaca di jalur transportasi darat provinsi tersebut berangsur cerah berawan. Kondisi cuaca tersebut akan berlangsung hingga pukul 07.00 WIB.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *