10 upacara adat di indonesia

Uncategorized688 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Indonesia kaya akan budaya dan tradisi. Salah satu kekayaan budaya yang dimiliki negeri khatulistiwa zamrud ini. Upacara adat Hal ini dilakukan oleh berbagai suku dan wilayah di pulau tersebut. Ritual adat adalah ritual yang dilakukan masyarakat untuk menandai atau memperingati suatu peristiwa penting dalam kehidupannya, seperti kelahiran, kematian, pernikahan, panen, atau hari raya keagamaan.

Upacara adat dilakukan dengan cara yang berbeda-beda dan unik sesuai dengan budaya dan kepercayaan masing-masing suku atau daerah. Sebelum mengunjungi banyak tempat wisata, pastikan Anda memahami adat dan tradisinya. Nah, yuk kita simak 10 upacara budaya adat yang ada di Indonesia.

1. Upacara Metatah di Bali

Tradisi pencabutan enam gigi geraham atas, empat gigi seri, dan dua gigi taring, ketika anak laki-laki dan perempuan Bali sudah beranjak dewasa, disebut dengan upacara metata.

Tujuan dari upacara ini adalah untuk menghilangkan sifat-sifat negatif atau reputasi buruk dalam diri manusia seperti nafsu, kemarahan, keserakahan, iri hati, kesombongan dan mabuk-mabukan. Upacara Mettah di Bali dilakukan dengan mengundang seorang pendeta Hindu yang membacakan mantra sambil para peserta memasukkan giginya melalui alat khusus yang disebut sangah kukuk.

Kemudian, tergantung jumlah giginya, proses penambalan gigi memakan waktu 15 menit hingga satu jam. Setelah selesai, peserta upacara akan diberikan perawatan kebersihan mulut dan gigi.

2. Upacara Tatung di Kalimantan Barat

Upacara pembasmian hama dan penyakit yang dilakukan oleh suku Dayak di Kalimantan Barat disebut dengan upacara Tatung. Dalam upacara ini, para tatung atau dukun melakukan perbuatan luar biasa seperti menusuk tubuh dengan alat tajam, berjalan menembus api, atau mengangkat beban berat.

Baca Juga  Selangkah lagi menjadi WNI, pemain timnas Indonesia Marten Paes mempelajari Pancasila dan Indonesia Raya.

Tujuan upacara tersebut adalah untuk memohon keselamatan dan kesejahteraan kepada roh leluhur. Biasanya dilakukan dengan menyiapkan tempat upacara berupa lapangan terbuka atau rumah adat. Kemudian Tatung mengalami kesurupan atau kesurupan dengan bantuan musik tradisional dan minuman keras. Setelah itu, mereka menunjukkan kesaktiannya dengan melakukan berbagai aksi menakjubkan sekaligus menakutkan.

3. Pesta Bakar Batu di Papua

Warga menggelar pesta adat bakar batu untuk merayakan perebutan medali emas tim sepak bola putri Papua di Kabupaten Meroke, Papua, Rabu, 13 Oktober 2021. Pesta bakar batu merupakan acara makan bersama warga kampung yang sama. ANTARA/Galih Pradipta

Rasa syukur dan silaturahmi yang terjalin masyarakat Papua menjadi bagian dari tradisi festival Batu Bakar di Papua. Dalam pesta ini, daging babi dan makanan lainnya dimasak dengan menggunakan batu panas yang disusun dalam lubang tanah liat.

Pesta ini juga menjadi ajang untuk menunjukkan solidaritas dan persatuan antar masyarakat. Pesta bakar batu diadakan dengan cara menggali lubang besar dan dalam di tanah untuk menampung batu panas dan makanan. Kemudian batu-batu tersebut dipanaskan dalam api hingga berubah warna menjadi merah.

Kemudian beberapa makanan seperti daging babi, ubi, pisang, sayur mayur dan lain-lain dibungkus dengan daun pisang dan diletakkan di atas batu panas. Kemudian lubang di dalam tanah ditutup dengan daun-daun besar dan tanah untuk menahan panas. Setelah beberapa jam, makanan sudah matang dan siap disantap bersama.

Peusijuek selanjutnya di Aceh



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *