Sasar Gorontalo, Nihayatul Wafiroh Gencar Sosialisasikan MBG.

Uncategorized20 Dilihat

Faktagital.com, Gorontalo – Komisi IX DPR RI mengoptimalkan sosialisasi Makan bergizi Gratis (MBG).

Komitmen para wakil rakyat ini guna kesuksesan Program MBG adalah harga mati demi tercapainya Generasi Emas Indonesia.

Kali ini Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh bersama tim menyasar kota gorontalo Minggu (19/4) di Ballroom Hotel Grand Q Gorontalo.

Dalam kesempatan tersebut, Perwakilan Komisi IX DPR RI itu memberikan penekanan khusus pada integritas pelaksanaan program di tingkat akar rumput.

” Program MBG bukan sekadar pembagian makanan, melainkan investasi strategis negara untuk memutus rantai kemiskinan dan masalah gizi kronis atau stunting,” kata Nihayatul yang saat ini sebagai pimpinan komisi yang membidangi kesehatan dan ketenagakerjaan.

Poin utama yang ditekankan Nihayatul dalam orasi kuncinya adalah mengenai fungsi pengawasan. la memberikan peringatan keras kepada seluruh pihak yang terlibat dalam rantai pasok dan distribusi makanan.

“Komisi IX akan terus melakukan pengawasan hingga ke daerah-daerah untuk memastikan program ini berjalan dengan baik dan benar. Kami sebagai wakil rakyat akan menindak tegas siapa pun, jika program ini dijalankan dengan tidak serius, atau jika ada penyelewengan di dapur-dapur SPPG,” tegas Nihayatul.

Menurutnya, kualitas makanan yang sampai ke tangan anak-anak, lansia, dan ibu hamil tidak boleh dikompromikan.

” Harapan saya keberadaan Satuan Pelayanan Pemakanan Gratis (SPPG) di Kota Gorontalo menjadi percontohan integritas, di mana standar gizi terpenuhi dan proses pengadaannya transparan,” katanya.

Selain fokus pada kesehatan, Nihayatul Wafiroh melihat peluang besar program ini dalam menciptakan lapangan kerja baru di Gorontalo, la mendorong agar programini memaksimalkan potensi lokal, mulai dari tenaga kerja hingga bahan pangan dari petani setempat.

“Dampak positif pasti menjadi harapan kami semua. Di Kota Gorontalo sendiri, saya berharap program ini dapat meningkatkan kualitas SDM anak-anak kita di masa depan sekaligus menjadi stimulus ekonomi lapangan kerja lokal,” tambahnya.

“Diharapkan juga masyarakat untuk turut aktif memantau jalannya program ini agar cita-cita mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan sejahtera dapat terwujud secara nyata di meja makan setiap warga,” pungkasnya.

(D)