DPRD Minut Gelar Rapat Paripurna Penyerahan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara 2027

Uncategorized17 Dilihat

Faktadigital.com, Minut – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Utara mengelar Rapat Paripurna Penyerahan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) di Gedung Tumatenden, Senin (20/7/2026).

Paripurna ini resmi memulai tahapan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.

Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Minut, Vonny Rumimpunu, didampingi dua Wakil Ketua, Edwin Nelwan dan Cynthia Imelda Erkles.

Demikian juga nampak hadir Bupati Minut Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung, bersama unsur Forkopimda, para pimpinan OPD, direksi BUMD, hingga jajaran camat.

Ketua DPRD Minut Vonny Rumimpunu menekankan bahwa pembahasan KUA-PPAS merupakan fase krusial sebelum APBD disahkan.

” Seluruh legislator dan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) untuk mengedepankan objektifitas serta kepentingan publik selama proses penyusunan. Setiap rupiah yang dialokasikan wajib memberikan dampak nyata bagi warga Minahasa Utara. Anggaran harus tegak lurus dengan arah dan visi pembangunan daerah,” kata Rumimpunu..

Dalam kesempatan itu Bupati Joune Ganda menyampaikan bahwa penyusunan KUA-PPAS 2027 dirancang berlandaskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

“Pemkab Minut berkomitmen mengarahkan belanja daerah untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan optimalisasi pelayanan masyarakat,” kata Bupati JG.

Sejumlah agenda prioritas yang diusulkan untuk tahun anggaran 2027 mencakup:

  • Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang
  • Proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL)
  • Penguatan program ketahanan air dan energi (Water Energy Security)
  • Penyelesaian Alun-alun Minut serta pembenahan infrastruktur dasar, fasilitas kesehatan, dan pendidikan.

Ditinjau dari segi finansial, Pemkab Minut memproyeksikan pendapatan daerah pada 2027 berada di angka Rp1,182 triliun. Sementara itu, alokasi belanja daerah direncanakan sebesar Rp1,183 triliun.

(D)